Peningkatan Jalan Asal – Asalan Warga Kerinci Jambi Datangi Dinas Pertanian

NKRI post.Jambi | Kerinci  –  Peningkatan Jalan prasarana dan sarana produksi serta untuk produk pertanian, Bukit Langeh  Sungai Kebetung, 2 Desa Sungai Medang, Kecamatan, Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, dengan nomor kontrak,06 – SPK – PL – JP – DAU/DTPH – Thn 2020, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,  dengan nilai, Rp. 190.752.000, Thn anggaran 2020 yang di laksanakan –  CV. Adira Azzahara. diduga kuat pengerjaanya asal -asalan.

Namun pekerjaan peningkatan jalan tersebut malah menjadi polemik dari masyarakat dan pemuda setempat, pasalnya proyek peningkatan jalan ini  kuat dugaan tidak sesuai dengan spekulasinya dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB), yang di salurkan untuk pembangunan jalan tersebut, dan warga masyarakat merasa tidak memuaskan dengan hasil perkerjaan yang di laksanakan oleh CV, Adira Azzahara, tersebut yang diduga dalam pengelolaan pembangunanya hanya memikirkan kepentingan pribadi demi untuk meraup keuntungan yang besar.

Salah satu warga setempat saat di konfirmasi wartawan media ini di lokasi pekerjaan, 7 nov 2020, yang namanya tidak di sebut di media ini mengatakan “dengan ketidak puasan atas proyek yang ditinggalkan,  kami dari pemuda dan masyarakat, 2 Desa Sungai Medang  langsung mengukur panjangnya proyek jalan ini, ternyata tidak sampai 800 meter namun kenyataanya hanya 210 meter apakah ini proyek jalan usaha tani ini yang di anggap sudah selesai,,?, dan kami belum pernah melihat pengawasan dari Dinas, yang pernah terlihat ke lapangan hanya  Buya Hafni, Ungkap Warga.

Dengan melihat begitu tegangnya suasana di lokasi proyek dan disekitar jalan tersebut, awak media pun langsung menghubungi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura, Radium Halis. SPi. MSi. 15.57wib, melalui pesan Whatapps  +6281362460XXX, dengan bahasa daerah jawaban, 18.21Wib “Kayo hubungi PPTK nyo yo, pak dapril ini nomor Hp nya”.

Dengan adanya peningkatan jalan usaha tani yang diduga di kerjakan asal – asalan tersebut, warga 2 desa Sungai Medang, “pada hari ini senin, 9 nov 2020, kami mendatangi kantor pertanian Kabupaten Kerinci, disulak, untuk meminta penjelasan lebih lanjut, namun hanya yang dapat kami temui, Reswadi, mengatakan, “saya tidak punya wewenang untuk menjawab tapi akan kita konfirmasikan dengan Kadis, dan kami akan turun langsung ke lokasi proyek untuk memeriksanya” ungkap warga.

Sebelum permasalahan selesai kami masyarakat dan pemuda akan mengadakan demo dan menindaklanjuti ke ranah hukum, kalau tidak ada titik terangnya, karena kami tidak mau desa kami menjadi ajang permainan oknum oknum mafia proyek untuk meraup keuntungan pribadi”. Ungkap pemuda 2 desa sungai medang.  ** (Harman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *