Pengukuhan LAMR Kecamatan Keritang, Bukti LAMR Inhil Terus Pupuk Persatuan di Bumi Lancang Kuning

BAGIKAN :

NkriPost.Riau | Indragiri Hilir, Datuk Sri Setia Amanah Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan yang diwakili Asisten II Perekonomian Setda Inhil Datuk Afrizal yang juga sebagai Timbalan Ketua Umum DPH LAMR Inhil menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) kecamatan Keritang, Rabu (25/11/2020) lalu.

Turut hadir Ketua DPH LAMR Inhil Datuk Sri Amanah H. Said Syarifuddin, Wakil Ketua DPH LAMR Inhil Datuk Mustafa Tenamal, Wakil Ketua Datuk Raja Arliansyah, Sekretaris Umum LAMR Inhil Datuk Mahmudin, Wakil Sekretaris LAMR Inhil Datuk Hamsari, Datuk Arfan Azazi selaku Penyelaras LAMR Inhil, Datuk Nawi Ismail, Datuk Nova Sandi, dan Datuk Erizul Afri.

Datuk H. Syamsul Erfan dan Datuk H. Zulkifli dikukuhkan sebagai Ketua Umum MKA dan Ketua Umum DPH LAMR kecamatan Keritang untuk masa khidmat tahun 2020-2025.

Datok Sri Setia Amanah Bupati Inhil HM Wardan diwakili Datuk H. Afrizal mengatakan, atas nama Datuk Sri Setia Amanah mengucapkan selamat kepada Pengurus LAMR kecamatan Keritang yang baru dilantik, semoga bisa menjalankan amanah dan kepercayaan yang diemban ini.

“Semoga dapat dijalankan dan membawa LAMR ke arah yang lebih baik sebagaimana harapan kita bersama,” tuturnya.

Datuk H. Afrizal menambahkan, Lembaga Adat Melayu Riau jangan salah mengartikan atau menyempitkan artinya bahwa lembaga adat Melayu Riau itu bukan lembaga suku Riau, tetapi lembaga adat budaya yang ada di Riau.

“Karena, kita menyatu dalam satu wadah yang ada di Riau khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhil Datuk Seri Amanah H. Said Syarifuddin menyampaikan dalam sambutannya usai pengukuhan, bahwa Lembaga Adat Melayu bukan bermakna kesukuan.

“LAMR memiliki arti budaya yang luas, semua suku dan yang berdomisili di Provinsi Riau ini memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam upaya pelestarian budaya Melayu Riau. Dalam pelestarian budaya ini harus tunduk dengan aturan kemelayuan yang syarat akan nilai nilai kehidupan yang religius, agamis, sopan santun dan pandai menempatkan sesuatu pada tempatnya,” ungkap H. Said Syarifuddin.

Lalu, lanjut Datuk Sri Amanah H. Said Syarifuddin, untuk sementara waktu, khusus bagi kepengurusan LAMR kecamatan Keritang yang baru dikukuhkan ini, diharapkan pengurus mampu melaksanakan titah amanah Lembaga Adat Melayu Riau dengan dengan baik.

“Dan yang tidak kalah penting, pengurus diharapkan dapat bersinergi secara optimal dengan pemerintah dalam upaya memajukan daerah, baik diminta maupun tidak diminta, karena peran aktif beserta masukan-masukan akan senantiasa diberikan guna menunjang kelangsungan nafas LAMR di tingkat kecamatan, khususnya di kecamatan Keritang,” pungkas H Said Syarifuddin.

Editor : jaslan

Publikasi : 27 November 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami