Kategori
POLITIK & HUKUM

Penertiban Parkir Liar Belum Maksimal “KORPS Nusantara”: Tidak Hanya di Tertibkan Tapi Juga Berikan Solusi

BAGIKAN :

JAKARTA, NKRIPOST – Penertiban parkir liar di DKI Jakarta masih belum maksimal karena masih terkesan seperti tebang pilih yang pada akhirnya dapat menimbulkan konflik Sosial di tengah masyarakat.

Kebijakan tentang parkir liar tersebut dilaksanakan berdasarkan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum dan Perda nomor 5 tahun 2012 tentang perparkiran.

Seperti halnya penertiban Parkir liar yang di laksakan oleh instansi terkait di sepanjang jalan KH Mas Mansyur Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Yanga hadir dalam Penertiban tersebut dari unsur Dishub Kecamatan Tanah Abang, Kelurahan Karet Tengsin, unsur TNI dan Polri.

Penertiban dilaksanakan dengan tertib tanpa ada perlawanan dari para juru parkir, yang berakhir dengan pemasangan Spanduk tanda dilarang Parkir.

Di temui awak media salah satu juru parkir yang biasa di panggil Franky mengungkapkan kekesalannya, karena penertiban yang dilakukan tidak secara menyeluruh, hanya di beberapa titik saja dan tidak semua titik di pasang spanduk tanda larangan.

Foto Pemasangan Spanduk Larangan Parkir

“Jika pemerintah ingin di tertibkan seharusnya semua parkir liar di sepanjang jalan ini di tertibkan, jangan cuman hanya di tempat saya saja yang di tertibkan, tempat lain tidak,”Ucap Franky mengungkapkan kekesalannya.

Dari pantauan awak media, lokasi parkir liar yang di tertibkan hari ini di sepanjang jalan KH Mas Mansyur Tanah Abang tepatnya di depan gedung Menara Batavia.

Benar saja Franky mengungkapkan kekesalannya karena tidak jauh dari tempatnya yang di tertibkan, tepatnya di seberang jalan Menara Batavia, persisnya di depan Sahid Sudirman Ceter Jln KH Mas Masyur masih banyak terdapat parkir liar yang tidak ikut di tertibkan di hari yang sama, Jumat 23/8.

Lebih lanjut Franky mengungkapkan bahwa jika ingin di tertibkan supaya seluruhya di tertibkan agar tidak terjadi kecemburuan sosial.

Di tempat terpisah saat awak media menemui Ketua Umum KORPS Nusantara, Pria yang juga menjadi salah satu relawan Anies – Sandi pada saat pilgub DKI Jakarta lalu terkait dengan penertiban parkir liar ini, Pria yang di sapa Boy mengungkapkan Apresiasinya dan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak hanya di tertibkan tapi berikan juga solusinya.

Foto Ketua KORPS Nusantara Pada Saat Aksi Bawaslu 22 Mei 2019

“klo bisa jika mau tertibkan iya semua, jangan pilih-pilih, klo begini ada apa? Apa bedanya saya dengan mereka?,”ungkap Franky balik bertanya.

“Saya mengapresiaasi dan mendukung langkah penertiban yang di lakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, karena menjalankan amanat peraturan Pemerintah, akan tetapi jangan hanya di tertibkan, tetapi para juru parkir juga di berikan solusi lapangan pekerjaan agar tidak kembali parkir di tempat itu,”Ungkap Boy

Lebih lanjut Boy mengungkapkan agar penertiban juga jangan sampai tebang pilih, jangan hanya masyarakat kecil saja yang di tertibkan, akan tetapi kepada siapa saja jangan pandang buluh.

“Saya berharap agar Pak Anies lebih memihak kepada masyarakat kecil, tidak pandang buluh. Sehingga tidak hanya kepada masyarakat kecil saja, tetapi kepada siapapun tanpa pandang buluh. Agar penegakkannya tidak hanya tajam kebawah,”ucap Boy mengharapkan.

KORPS NUSANTARA
BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *