Penerapan PPKM Level 4 Resmi Diperpanjang, Simak Aturan Barunya

PRESIDEN Jokowi resmi memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM level
4 di Jawa-Bali.

Perpanjangan PPKM Level 4 tersebut dimulai dari tanggal 26 Juni – 2 Agustus 2021.

Berikut merupakan daftar wilayah yang tercantum
untuk melakukan PPKM level 4 :

  1. Jakarta, meliputi Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.
  1. Banten, meliputi Tangerang, Serang dan Tangerang Selatan.
  1. Jawa Barat, terdapat Sukabumi, Karawang, Cirebon, Depok, Bekasi, Banjar, Bogor, Tasikmalaya, Bandung, Purwakarta, Cimahi.
  1. Jawa Tengah, meliputi Banyumas, Grobogan, Kebumen, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Rembang, Salatiga, Semarang, Sukoharjo, Surakarta, dan Tegal,
  1. Daerah Istimewa Yogyakarta, meliputi Bantul, Yogyakarta dan Sleman.
  1. Jawa Timur, meliputi Batu, Blitar, Gresik, Kediri, Lamongan, Madiun, Kota Madiun, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, dan Tulungagung.
  1. Bali, meliputi Badung, Bangli, Buleleng, Denpasar, Gianyar, Jembrana, dan Klungkung.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan terdapat beberapa penyesuaian.

Pertama, pasar tradisional yang memungkinkan penjualan kebutuhan pokok sehari-hari beroperasi seperti biasa di bawah protokol kesehatan yang ketat, dan selain pasar yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, dalam pengawasan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, kapasitas maksimum yang diizinkan dengan maksimum 50%, tempat diizinkan. berjualan sampai pukul 15.00.

Loading...

Protokol kesehatan yang ketat ini pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Kedua, usaha kecil seperti pedagang kaki lima, agen voucher/toko, toko kelontong,tukang cukur, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, toko cuci mobil/motor, dll

Loading...

diperbolehkan buka sampai pukul 21.00 dengan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturan teknisnya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Ketiga, warung makan, pedagang kaki lima, warung jajanan, dll yang memiliki usaha
di ruang terbuka dapat dibuka hingga pukul 20.00 sesuai dengan peraturan kebersihan
yang ketat, dan waktu makan maksimal untuk setiap pengunjung adalah 20 menit.

Selain itu, terdapat juga beberapa syarat peraturan mengenai transportasi kereta api.

Anne Purba selaku Vice President Corporate Secretary KAI Commuter menyampaikan keterangan mengenai peraturan penumpang KRL mulai 26 Juli 2021, yaitu :

  • Membawa surat keterangan dari STRP atau pemerintah daerah, atau surat penunjukan
    dari penanggung jawab perusahaan atau instansi pemerintah.
  • Kemudian, bagi pengguna dengan kebutuhan mendesak seperti kebutuhan medis, persalinan, berkabung, vaksinasi, dll., mereka juga perlu menunjukkan dokumen yang sesuai.
  • Selain itu, para pengguna diwajibkan mengenakan masker ganda, yaitu masker medis yang dilapis masker kain yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan.
  • Selanjutnya, jumlah perjalanan KAI Commuter sebanyak 982 perjalanan per hari dan beroperasi dari pukul 04.00 sampai 22.00 mulai hari Senin, 26 Juli 2021.
  • Terakhir, KRL Yogyakarta-Solo akan beroperasi 20 KRL sehari dari pukul 05.15 -18.30, sedangkan kereta ekspres Prambanan akan beroperasi 8 kali sehari.

Kereta Api Indonesia akan melakukan rekayasa operasi lanjutan berdasarkan tren lalu lintas
penumpang KRL.

Selain Anne Purba yang mengeluarkan pernyataan tersebut, Joni Martinus, selaku Vice President Public Relation KAI menambahkan, pelanggan KRL harus membawa dokumen hasil tes RT-PCR negatif maksimal hingga 2×24 jam atau maksimal hingga 1×24 jam sebelum
keberangkatan untuk Rapid Tes Antigen.

Selain itu, bagi pelanggan KRL yang melakukan
perjalanan jauh seperti di luar pulau Jawa, pelanggan juga perlu menunjukkan kartu vaksin minimal saat dosis pertama vaksinasi Covid-19 diberikan, dan melampirkan surat negatif dari RT-PCR atau rapid antigen test yang valid dan masih berlaku, sedangkan pelanggan di bawah usia 18 dan 5 tahun tidak perlu menunjukkan kartu vaksin.

Loading...

Kemudian, pengoperasian KA setempat atau KRL Jabodetabek hanya berlaku untuk
kantor-kantor Sektor Kritikal dan Sektor Esensial, yang dibuktikan dengan tanda daftar pekerja atau sertifikat lain yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat atau surat delegasi pimpinan perusahaan.

Namun, Joni mengatakan akan dilakukan rapid test antigen secara acak terhadap pelanggan di stasiun tersebut.

Bagi pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, PT KAI tidak akan mengizinkan pelanggan untuk melakukan perjalanan, dan tiket akan dikembalikan 100%.

Selain dari sisi penyesuaian aktivitas masyarakat dan transportasi, terdapat juga kebijakan untuk toko-toko yang menyewa tempat di mal atau pusat perbelanjaan.

Loading...

Pemerintah menjanjikan adanya insentif baru dari perpanjangan PPKM Level 4.

Salah satunya ialah pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi toko di mall atau pusat perbelanjaan.

Sehingga, penyewa toko tidak perlu lagi membayarkan PPN atas sewa yang mereka lakukan karena PPN akan langsung dibayarkan oleh pemerintah.

Loading...

Penulis: Sayyed M Al-Fajr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *