NKRI POST.

Berita Seputar NKRI

Pemusnahan Narkoba Satres Polres Asahan

SHARE ya:
PEMUSNAHAN EXTASI

NKRIPOST. ASAHAN – Pemusnahan Barang bukti narkoba Satres Polres Asahan di hadiri oleh Bupati Asahan H.Surya BSc,Dandim 0208 Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh

Danlanal Asahan-Tanjung balai Jumat 14 Januari 2020 sekitar jam 09.30 yang bertempat di Halaman Polres Asahan.

Kronologi kasus

Laporan Polisi: LP/771/XII/2019/SU/Res Ash
. tanggal 30 Desember 2019

Loading...

TKP. : Jalinsum Jalan Jendral
. Sudirman Depan Alun-alun
Kota Kisaran

Tersangka. :Lidik

Barang bukti. :a.2(dua)bungkus besar
narkotika jenis sabu

b.1(satu)bungkus besar pil berwarna kuning merk CK di duga narkotika jenis pil ekstasi c.1(satu)buah tas warna hitam

RILIS PEMUSNAHAN EXTASI

Pada hari Sabtu tanggal 28 September 2019 sekira pukul 04.00 wib petugas dari Polsek kota kisaran mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada kurir yang membawa narkotika jenis sabu yang akan melintas di jalinsum dari simpang empat menuju kota medan.

Mendapatkan informasi tersebut sekira pukul 04.20 wib yang di pimpin oleh Kanit res IPDA ARBIN RAMBE SH langsung melakukan penyelidikan dengan cara melakukan patroli di sekitar jalinsum kisaran,ketika berada di jalinsum depan alun-alun jalan jendral Sudirman kelurahan Bunut barat kecamatan kisaran barat kabupaten Asahan petugas melihat seorang pengendara sepeda motor memakai jaket warna coklat.

Mendapat ciri-ciri pengendara seperti yang di informasikan petugas melakukan pengejaran
yang kemudian terjadi kejar-kejaran yang kemudian di lakukan tembakan peringatan yang kemudian pengendara langsung membuang sebuah tas berwarna hitam.

Petugas kemudian mengejar lelaki tersebut namun tidak berhasil.lalu petugas mengamankan tas tersebut dan kemudian membuka isi tas yang di temukan di dalamnya berisi 2 bungkus besar narkotika jenis sabu ,1 bungkus besar pil berwarna kuning merek CK di duga narkotika jenis ekstasi.

Kemudian petugas mengamankan barang bukti tersebut ke Polsek Kota Kisaran yang selanjutnya di serahkan satuan Narkoba Polres Asahan.

Kronologi kasus

Laporan Polisi: LP/55/l/2020/SU/Res Ash tgl
20 Januari 2020

TKP : Dusun I Desa Air Joman kec.
Air Joman Kabupaten Asahan

Loading...

Tersangka :1.Zulham Simangunsong

:2.Ronald Marpaung :3.Darwin Harahap alias Aseng. :4.Alanshor alias Kapten Ansor alias KEP ANSHOR. Barang bukti :

a.Di sita dari Darwin Harahap alias Aseng

  1. 2(dua) bungkus besar plastik berisi
    butiran kristal di duga narkoba jenis sabu.
    2.1(satu) unit timbangan digital merek
    constan
    3.2(dua) buah kaos kaki
    4.1(satu) unit hp android merek Oppo
    warna putih dengan nomor SIM card
    081397533004
    5.1(satu) unit hp merek nokia warna hitam
    dengan nomor sim card 082166109900
    6.1(satu) buah buku tabungan BRI serta
    ATM dengan nomor rekening 0154-01-
    000439-56-3 atas nama MARINA Br KARO

b.Di sita dari ALANSHOR alias KAPTEN ANSOR alias KEP ANSOR

1.2(dua) lembar Ijazah Dirjen Hub Laut RI atas nama AL ANSOR 2.1(satu)buah buku Sartifikat Radio atas nama AL ANSOR 3.1(satu) buku pasfor atas nama AL ANSOR 4.1(satu)unit sepeda motor Yamaha Vega R warna putih.No Pol BK 2205 Q(plat merah) dan STNK 5.1(satu) buku tabungan Bank BCA dan ATM No Rek 0520-2525-76 atas nama AL ANSOR 6.1(satu) buku tabungan Bank Mandiri No Rek 18300-0098-9441 atas nama AL ANSOR 7.1(satu) tabungan Bank BNI No Rek : 0433131623 atas nama AL ANSOR 8.3(tiga) unit Handphone Nokia

C.Di sita dari Zulham Simangunsong alias Zul

  1. 1(satu) unit Hp Android merek VIVO
    warna hitam dengan nomor sim card
    0821175287159
  2. 1(satu) unit Hp Android merek VIVO
    warna biru dengan nomor sim card
    085263736203
  3. 1(satu) unit ATM BRI BRITAMA No.
    0154-0104-9556-500 atas nama Zulham
    Simangunsong
    4.1(satu) unit ATM BNI No.0860-5274-03
    atas nama Zulham Simangunsong
    5.Uang tunai Rp 6.500.000
    6.3(tiga) buah cincin emas

d.Di sita dari Ronald Marpaung

  1. 1(satu) unit HP merek Nokia warna hitam
    dengan nomor sim card 082361401662 Pengungkapan tindak pidana ini berawal dari keterangan yang di berikan oleh tersangka yang sebelumnya telah di tangkap atas nama Zulham Simangunsong alias Zul dan Ronald Marpaung yang menurut keduan ya narkotika jenis sabu tersebut di peroleh mereka dari seorang yang bernama Darwin Harahap alias Aseng. Berdasarkan keterangan kedua tersangka kemudian di lakukan pencarian terhadap Darwin Harahap alias Aseng yang di ketahui keberadaanya di kota Medan yang selanjutnya personil sat narkoba yang di pimpin oleh Kasat narkoba Polres Asahan AKP ANTONY TARIGAN dan Kanit Lidik I IPTU ER. GINTING SH.MH melakukan pengembangan menuju kota MEDAN guna mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu tersebut. Senin tanggal 20 Januari 2020 sekira pukul 12.00 wib personil sat narkoba yang di pimpin oleh Kasat Narkoba Polres Asahan AKP ANTONY TARIGAN dan Kanit Lidik I IPTU ER. GINTING SH.MH berhasil melakukan penangkapan terhadap ASENG yang di ringkus di pelataran Parkir RM GARUDA jalan patimura Medan. Hasil interogasi terhadap ASENG di ketahui bahwa ia masih menyimpan narkotika jenis sabu yang di sembunyikan di rumah miliknya di dusun I Desa Air Joman Kec kabupaten Asahan. Dari pengakuan tersangka kemudian tim bergerak menuju lokasi yang di maksud,setiba di lokasi sekira pukul 20.00 wib selanjutnya di lakukan penggeledahan dan petugas berhasil menemukan barang bukti berupa dua bungkus besar narkotika jenis sabu yang di simpan di dalam kaos kaki dalam tempat tidur di kamar milik Aseng. Kemudian hasil interogasi terhadap ASENG di ketahui bahwa barang bukti tersebut adalah milik nya yang ia dapat dari seorang perempuan yang merupakan bandar narkotika jenis sabu,,dengan nama panggilan BIAN melalui jalur laut perairan Malaysia – Indonesia di pelabuhan Tanjung Balai Asahan. Lalu lelaki dan barang bukti yang di temukan kemudian di bawa ke Satuan Narkoba Polres Asahan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Terhadap tersangka di kenakan pasak 114
    ayat (2)subs pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) undang-undang RI No 35 Tahun 2009;tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati,pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6(enam,)tahun dan paling lama 20(dua puluh ) tahun. Selain pemusnahan narkoba yang di hadiri oleh Bupati Asahan,beliau juga memberikan kejutan dengan memberi suapan potongan roti tart kepada insan pers,di antaranya Ketua PWI Indra, Ketua IWO Syafruddin Yusuf,dan Ketua IJTI Ulil Amri.
    Kapolres juga berpesan agar semua insan pers bisa menjalin kerjasama yang baik dengan kepolisian,pemkab asahan,TNI ,Danlanal Tanjung Balai Asahan.(**)

NKRIPOST ASAHAN – NURLAILI

SHARE ya:
Loading...
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...
error: Content is protected !!