Pemprov Siksa Warga Besipae, Diamnya Pemda Dan DPRD TTS Di Pertanyakan

Viral Video Aksi Kekerasan di besipae

Nkripost, TTS – Kembali warga pubabu di siksa pemprov NTT melalui anggota Satuan Polisi Pamong Praja (POL PP),Rabu (14/10/20) di Besipae, TTS, NTT.

Ada apa dengan pemprov? warga di jadikan musuh hingga penyiksaan seperti ingin membatai binatang. Budaya tidak lagi di hargai dalam sistem komunikasi sosial dengan warga. Hal itu dikatakan Habel Hitarium, mantan Anggota DPRD TTS periode 2004-2009

Lanjut habel mengungkapkan, Ironis kasus lahan Besipai yang yang tak kunjung selesai antara pemerintah Provinsi dan masyarakat Pubabu ini kembali membara.

“Telihat ada kepentingan Besar di balik dari kasus ini warga tidak lagi diharga” kata Habel Hitarium, mantan Anggota DPRD TTS periode 2004-2009.

Baca juga: Aksi Kekerasan Kembali Terjadi di Pubabu Basipae Orang Dianiaya oleh Preman Bertato

Foto tangkapan layar Video

Dirinya meminta agar Gubernur Viktor Laiskodat hentikan sandiwara ini. Warga bukan musuh mereka perlu di lindunggi Pemeritah bukan menyiksa.

Selain itu Ia juga mengkritisi diamnya (masa bodoh) pemerintah daerah dan anggota DPRD TTS. Mantan Politisi ini juga berharap agar Pemda dan wakil rakyar tidak hanya diam dan menatap penderitaan rakyat, apalagi para korban adalah perempuan-perempuan TTS.

Loading...

“ini harga diri kita, kalau program untuk kepentingan Masyarakat kenapa harus represif begitu” Terang Habel.

Sementara Ketua Sanggar suara Perempuan ( SSP), Rambu Mell Atanau secara diplomatis lembaga yang Ia pimpin terganjal mekanisme karena secara hirarki pengurus di provinsi telah mengambil alih.

Tapi pada intinya dirinya juga kesal dengan tindakan represif yang dilakukan oleh pemprov NTT. Dirinya berharap Pemprov segerah hentikan aktivitas hingga proses hukum selesai.(rey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *