Paul Inacio: Bersih Dari KKN, Malaka Butuh Simon Nahak

Paul Inacio

NKRIPOST, MALAKA – Pemilu merupakan pesta demokrasi untuk rakyat menentukan pilihan politik sehingga pada hakikatnya pemilu merupakan proses perwujudan rakyat sebagai pemegang kedaulatan memberikan mandat kepada para calon pemimpin untuk menjadi pemimpinnya. Sehingga rakyat memiliki kebebasan untuk memilih siapa yang akan menjadi pemimpinnya.

Ajang Demokrasi Pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan legislatif telah usai . Namun pesta demokrasi tak pernah selesai dan terus berlanjut selama hayat masih dikandung badan. Pesta Demokrasi Pemilukada kembali akan di gelar Pada 9 Desember 2020 nanti yaitu Pemilihan Kepala Daerah serentak di 273 daerah lebih seluruh Indonesia.

Pemilihan kepala daerah di Indonesia kembali akan di gelar pada 9 desember 2020 nanti secara serentak untuk daerah – daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021. Sistem pemilihan kepala daerah secara serentak pada 2020 merupakan yang ketiga kalinya di selenggarakan di Indonesia

Pelaksanaan pemungutan suara direncanakan di gelar secara serentak beberapa hari mendatang yang tepatnya pada 9 desember 2020. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak pada 2020 ini berjumlah 273 lebih. Salah satu daerah yang juga akan turut melaksanakan pemilihan kepala daerah yaitu kabupaten Malaka NTT.

Kabupaten Malaka adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Belu yang di sahkan dalam sidang Paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 di gedung DPR RI tentang rancangan UU otonomi Daerah Baru (DOB).

Keinginanan akan sebuah perubahan dan kemajuan daerah mulai memanaskan tensi Suhu politik pemilihan kepala daerah di Kabupaten Malaka. Seruan – seruan akan sebuah perubahan mulai terasa dikalangan mahasiswa, pemuda dan tokoh masyarakat yang menginginkan sosok pemimpin yang bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta mampu mengayomi seluruh masyarakat tanpa pandang buluh dan tebang pilih.

Loading...

Dikabupaten Malaka bursa calon Kepala Daerah Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur terdapat dua pasangan calon, dengan Salah satunya pasangan calonnya Dr. Simon Nahak, SH MH Dengan Pasangan calon wakil bupatinya Kim Taolin yang di kenal dengan Paket SAKTI.

Simon Nahak – Kim Taolin

Menjelma bak Primadona baru masyarakat kabupaten Malaka, Dr. Simon Nahak, Pria Kelahiran 13 Juni 1964, Akademisi dan Praktisi hukum ini di anggap mampu membawa sebuah perubahan di kabupaten perbatasan Republik Indonesia dan Timor Leste tersebut. Terbukti bersama pasangannya Kim Taolin, paslon yang di kenal dengan Tagline SN-KT ini mendapat dukungan dari mahasiswa, pemuda dan juga masyarakat, baik yang berada di Malaka, Kupang hingga Ibu Kota Jakarta.

Menurut salah tokoh masyarakat dan juga Aktivis Anti Korupsi Paul Inacio, melaui telepon seluler mengungkapkan Praktek Korupsi,Kolusi dan Nepotisme di Malaka ibarat sebuah penyakit yang sangat kronis, sehingga membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberantas korupsi dari segala aspek .

Loading...

“KKN di Malaka ibarat penyakit sudah sangat kronis, sehingga membutuh seorang dokter Ahli yang mampu menangani itu.” Ungkap Paul sapaan akrab Paulo Inacio

Lebih lanjut Paul menambahkan persoalan hukum seperti yang terjadi di malaka ini agar dapat di selesaikan diperlukan ahlinya.

“Inti dari sebuah kemajuan daerah adalah bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme sehingga Praktek KKN di Malaka agar bisa di berantas dibutuhkan pemimpin yang paham tentang hukum dan mengerti tentang persoalan – persoalan hukum.”ucap Paul menambahkan

Di akhir pembicaraan Paulo Inacio mengungkapkan Kabupaten Malaka membutuhkan sosok Putra Daerah sehingga memahami kehidupan sosial masyarakat dan paham tentang hukum karena kabupaten Malaka adalah kabupaten baru yang memiliki segudang permasalahan, termasuk permasalahan hukum

“Agar masyarakat Malaka dapat hidup sejahtera, dibutuhkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Malaka bersih dari praktek KKN, sehingga untuk membersihkan itu membutuhkan sosok pemimipin yang paham hukum dan mampu mengayomi tanpa pandang buluh dan tebang pilih. Sosok itu ada pada Dr.Simon Nahak,SH.MH , putra daerah, Akademisi dan Ahli hukum yang sudah memiliki segudang pengalaman, sehingga yakin jika masyarakat merestui Dr. Simon Nahak SH.MH mampu membawa Malaka menjadi lebih maju, sejahterah dan bebas KKN.’’Ujar Paul mengakhiri.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *