Pansus Temukan Banyak Mesin Yang Tidak Terpakai Di Gudang Pertanian TTS

Pansus

Nkripost, SoE/TTS – Uji Petik Pansus LKPJ TTS di kebun gudang dinas pertanian kabupaten TTS yang berada di Oenali dengan berbagai temuan,salah satunya adalah banyak mesin yang tidak terpakai.

Marthen Tualaka selaku ketua pansus bersama anggota,Uksam Selan,Semi Sanam,Habel Hoti, Ruba Banunaek,Kenas Afi,Ina Lakapu,Jason Benu,Hendrik Babys, Yupik Boimau,pansus dan diwakili oleh wakil ketua DPRD TTS Yusuf Soru melakukan uji petik di gudang pertanian kabupaten Timor Tengah Selatan, senin (10/05/2021)

Dalam uji petik itu,pansus menemukan banyak hal dan salah satunya adalah banyak mesin yang tidak terpakai di gudang tersebut.”ketua pansus Marthen Tualaka menanyakan kendala apa sehingga mesin-mesin itu tidak terpakai, menurutnya mesin-mesin itu kalau hanya simpan saja,kenapa tidak dikasih saja ke masyarakat”. Ujarnya

selain itu pansus juga menilai kebun seluas 4 HA yang dikelola dinas pertanian itu tidak tercapai karena pekerjaan dan penataannya tidak maksimal.pansus meminta untuk berhentikan para pekerja-pekerja yang ada di gudang itu apabila kerjanya tidak benar.
Kata Pansus kalau kebun masyarakat saja tertatah kenapa kebun pemerintah tidak,dan modelnya seperti ini.

Wakil Ketua DPRD TTS Yusuf Nikolas Soru dalam pantauan media mengatakan bahwa,mesin-mesin itu mestinya di bagi ke masyarakat agar kalau mesin-mesin itu rusak juga karena digunakan,daripada mesin-mesin itu dibiarkan saja akhirnya rusak bukan karen dipakai tetapi rusak karena disimpan,ujar wakil ketua DPRD

Sedangkan Lif Nenabu selaku kabid di dinas pertanian Ia menjelaskan bahwa berkaitan dengan mesin-mesin yang rusak total itu belum diperbaiki dan akan di usahakan agar kalau bisa beli baru saja karena harga barunya mencapai 1,5 milyar dan harga perbaikannya itu hampir mencapai harga itu juga karena mesin tersebut rusak total.ujar kabid

Loading...

Lanjutnya bahwa saat ini mesin-mesin pompa air yang sekitar balasan itu belum dikasih ke masyarakat,karena belum ada proposal dari masyarakat dan juga kelompok tani yang ada di TTS untuk meminta mesin tersebut.

Dikatakan berkaitan dengan bahwa berkaitan dengan kebun yang seluas 4 HA itu mereka sudah mencapai PAD dan itupun 100 persen.jelasnya

Dalam pantauan media ini ada 2 mesin alat panen padi baru yang terparkir di gudang,ketika dikonfirmasi Lif Nenabu menjelaskan bahwa 2 alat ini akan dibawa ke desa Bena,kecamatan Amanuban Selatan,untuk dipergunakan.

Loading...

Jelasnya bahwa untuk 2 mesin alat panen ini sudah disiapkan operatornya dari dinas juga,dan untuk sewa pakai itu sudah ditentukan dengan jasa sewa dua juta lim ratus ribu per-HA.ujarnya

Laporan Nkripost.co
Biro TTS
Rhey Natonis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *