Pansus LKPJ TTS Mengapresiasi Bangunan Prototype Kuanfatu

Kunjungan Pansus LKPJ DPRD TTS di puskesmas prototype kuanfatu

Nkripost, SoE/TTS – Kunjungan Pansus LKPJ DPRD TTS di puskesmas prototype kuanfatu akhirnya mengapresiasi Laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dr.Irene Ate tentang progres pekerjaan pembangunan Puskesmas Prototype Kuanfatu.

pada kesempatan tersebut Marthen Tualaka selaku ketua pansus mengakui tampilan bangunan puskesmas Prototype Kuanfatu yang dikerjakan sesuai apa yang dilaporkan Kadis Kesehatan dr.Irene Ate.

selain itu ia juga mengatakan,kunjungan kali ini adalah kunjungan kedua Pansus LKPJ di Puskesmas Kuanfatu yang pada waktu kunjungan pertama Puskesmas ini baru dibangun dan akhirnya dengan kembalinya Pansus pembangunan ini akhirnya diselesaikan dengan hasil yng sesuai dengan laporan kadinkes.

BACA JUGA:

Pansus LKPJ 2021 Mendatangi RSP Boking Untuk Melihat Langsung Pembangunan Yang Mangkrak

Hal itu diutarakan Marthen Tualaka selaku ketua pansus bersama dengan rombongan Pansus LKPJ Bupati TTS saat kunjungan di Puskesmas Kuanfatu,Kamis (6/5/2021).

“Tahun lalu kami datang baru fondasi dan puji Tuhan hari ini sesuai laporan dan apa yang kami liat bangunannya bagus. Ini contoh yang baik karna hampir semua puskesmas Prototype yang dibangun serentak belum 100 persen.Kami apresiasi karna laporan kadis sesuai kondisi, ini jadi contoh”,ujarnya.

Loading...

dalam kunjungan tersebut,Wakil ketua DPRD TTS dalam kesempatannya meminta kepada pihak puskesmas untuk memperhatikan angka stanting yang ada di puskesmas Kuanfatu.

menurutnya pihak puskesmas harus memperhatikan stanting karena banyak hal yang Ia temui tentang stanting,salah satunya adalah angka kekurangan stanting pertahun itu bukan dari kebanyakan bukan partisipasi kesehatan tetapi karena dengan bertambahnya usia anak yang sudah mencapai 2 tahun akhirnya angka stanting berkurang.sehingga hal itu harus perlu diperhatikan karena stanting saat ini menjadi fokus perhatian pemerintah kabupaten dan juga provinsi.ujarnya

di sela-sela kunjungan tersebut Kepala Puskesmas, Kusi Maubanu dihadapan rombongan Pansus mengatakan ada tiga kendala yang dihadapi saat ini adalah obat yang didistribusikan hampir expired, listrik dan juga air.

Loading...

dimana listrik yang jauh dari gardu dengan kisaran 400 meter sehingga sesuai aturan saat ini pihak puskesmas masih mengajukan permohonan ke PLN provinsi dan sementara menunggu untuk pemasangan.

Sedangkan air juga belum karna ada konflik sosial antara orang tua setempat bersama pihak puskesmas sehingga air saat ini dikembalikan ke dinas kesehatan.
Dikatakan pihak perwakilan CV.Muliabi Jaya yang juga kontraktor yang mengerjakan bangunan tersebut.

kunjungan Pansus dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD TTS,Yusuf Soru, Ketua Pansus Marthen Tualaka,Melianus Banu, Thomas Lopo, Habel Hotti, Pitersius Kefi, Hendrik Babys, Jason Benu dan Ruba Banunaek.

Laporan Nkripost.com
Biro TTS
Rhey Natonis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *