Pansus LKPJ 2021 Mendatangi RSP Boking Untuk Melihat Langsung Pembangunan Yang Mangkrak

Video Pansus LKPJ 2021 Mendatangi RSP Boking Untuk Melihat Langsung Pembangunan Yang Mangkrak

Nkripost, SoE/TTS – Pansus LKPJ mendatangani rumah sakit pratama Boking sabtu 24 April 2021, untuk mengecek kembali kondisi pembangunan fisik yang dikerjakan tahun 2019 lalu dan hingga hari ini tidak diselesaikan.Kedatangan pansus kali ini lebih tegas karena mereka menemukan kembali kerusakan yang sudah sudah pernah ditemukan dan bertahun-tahun tidak dikerjakan.

Loading...

Marthen Tualaka Selaku ketua Pansus LKPJ 2021 dalam tuturnya mengatakan, ini sangat disayangkan karena pansus LKPJ 2019 sudah pernah mengecek dan meminta untuk pembangunan itu harus segera diperbaiki,tetapi ini malah dibiarkan saja dan tidak mau mengerjakan kerusakan tersebut.

Kerusakan-kerusakana tersebut adalah 4 ruang rawat inap yang seharusnya sangat dibutuhkan tenaga-tenaga kesehatan di RSP Boking untuk melayani rakyat karena menurut penjelasan salah satu Nakes bahwa RSP Boking sekarang pasien meningkat.

Hal ini membuat semua anggota pansus angkat bicara dan kejadian tersebut akan tetap harus dibawa terus ke ranah hukum untuk tetap membongkar kasus ini untuk segera menyelesaikan.

Anggota Pansus yang hadir,Marten Tualaka Selaku Ketua dan juga Marcu Mbau selaku ketua DPRD TTS,Uksam Selan,Askenas Afi,Jason Benu,Melianus Bana.Camat Boking juga hari ikut memantau kedatangan LKPJ di RSP Boking untuk melihat langsung kerusakan saat ini.

Selain itu, lanjut Marthen, setelah pihaknya berdiskusi dengan pihak manajemen RSP Boking, diketahui bahwa sejumlah tenaga medis yang diperbantukan dari RSUD SoE, maupun sejumlah Puskesmas yang ada di TTS, yang tidak mendapatkan tunjangan dari beberapa bulan yang lalu Ia mengatakan bahwa harus mempertanyakan kepada dinkes apakah ada kendala apa sehingga mereka tidak dibayar berapa bulan.

Ketua DPRD TTS Marcu mbau mengaku akan mengangkat terus kasus ini ke ranah hukum untuk kalau bisa Hukum sendiri yang menangani kasus tersebut.tandas Marcu

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Pansus, Uksam Selan menambahkan, sesuai informasi yang terilis menyebutkan PKN RSP Boking telah diterbitkan oleh BPKP NTT senilai Rp 14 miliar lebih, sehingga pihaknya mendukung penuh agar dapat memberikan kepastian hukum. “Kami akan dukung penuh proses hukum yang sedang diproses oleh Polres TTS,” tegas Uksam.

Laporan Nkripost.com
Biro TTS
Rhey Natonis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *