P.T Intra Asia Insurance Sosialisasikan Program Santunan Duka Di Gunung Megang Dan Belimbing

BAGIKAN :

Nkripost, Muara Enim – Setelah melakukan sosialisasi di kecamatan Semende Darat Laut, Semende Darat Ulu, dan Semende Darat Tengah serta Kec Tanjung agung, Panang Enim, dan Lawang Kidul, kecamatan Ujanmas, kecamatan Muara Enim, hari ini P.T Intra Asia melanjutkan sosialisasi di dua kecamatan lainnya yaitu kecamatan Gunung Megang dan Belimbing, senin (26/10/20)

Di dampingi Dinas Sosial kabupaten Muara Enim, P.T intra Asia menjemput bola dengan mendatangi dua Kecamatan yaitu Gunung Megang, dan Belimbing

Acara sosialisasi bertempat di kantor Kecamatan Gunung Megang, yang dimulai sekira pukul 10.00 wib acara sosialisasi dibuka oleh Kurniawan, S.Sos, M.Si Camat Gunung Megang dan Syarifudin Ap, MSi Camat Belimbing yang hadiri 23 Kepala desa dari dua Kecamatan.

Camat Kurniawan menyampaikan pesan kepada seluruh kades yang hadir untuk pro aktif dalam membantu masyarakat dalam proses pencairan santunan kematian.

Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim yang di wakili oleh Abdul Nadir Azmi. Dalam sambutannya Abdul Nadir Azmi mengatakan “kepada Camat Gunung Megang, dan Belimbing serta kepala desa untuk membantu sosialisasikan program asuransi kematian kepada masyarakat melalui media acara yang ada di desa masing-masing” katanya.

P.T Intra asia insurence yang diwakili oleh Rizki Arifin menyampaikan “ada dua kleam asuransi yang dapat dikleamkan.

Yang pertama santunan duka untuk meninggal karena kecelakaan dengan kleam sejumlah Rp 5.000.000 dan yang kedua yang meninggal karena sakit dengan Kleam Rp 2.500.000. Program santunan duka ini berlaku untuk warga kabupaten Muara Enim dan dan tidak berlaku untuk ANS dan Polri, Tni , tetapi apabila istri atau suami Ans, Polri, serta Tni dapat di kleamkan yang penting ada di data base untuk warga yang meninggal karena perkelahian, meninggal tidak wajar dan bayi dari hasil pernikahan sirih tidak bisa dikleamkan dikarenakan tidak memiliki Surat Nikah”

“Ditambahkan lagi proses kleam asuaransi waktu kleamnya 90 hari terhitung dari warga yang meninggal”

“Untuk bayi yang meninggal yang belum termasuk dalam data base dapat di kleamkan, asalkan orang tuanya masuk dalam data base” pungkas Rizki. ( YG )

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami