Oknum TNI AD Aniaya Anak SD di Kupang, Jenderal Andika Langsung Keluarkan Perintah Ini

KASUS penganiayaan bocah kelas IV SD di Kupang, NTT, mendapat sorotan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Jenderal Andika bahkan langsung memerintahkan kepada jajarannya mengusut tuntas kasus tersebut.

Andika bahkan tak segan untuk memberikan hukuman berat apabila kedua anak buahnya terbukti melakukan kesalahan.

Itu disampaikan Kadispenad Brigjen Tatang Subarna dalam siaran persnya, Senin (23/8/2021).

“Perintah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa kepada para pejabat TNI AD terkait, agar terus melakukan investigasi dan memproses secara hukum terhadap oknum anggota TNI AD yang melakukan tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur ini,” ungkapnya.

Tatang menegaskan, TNI AD berkomitmen untuk menindak tegas setiap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran.

Loading...

Apalagi, tindakan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

“Tidak ada kata lain selain proses hukum bagi setiap prajurit yang melanggar,” tegasnya.

Pihaknya juga mendorong agar dilakukan visum terhadap korban sebagai bukti tambahan dalam proses hukum nantinya.

Loading...

“Mendorong untuk dilakukan visum terhadap korban di RS terbesar di Rote Ndao sebagai bukti tambahan,” ujarnya.

Sudah Ditahan
Sementara, Komandan Kodim/1627 Rote Ndao, Letkol TNI Educ Permadi menyatakan, kedua anggota TNI itu kini sudah ditahan.

Educ juga memastikan bahwa keduanya akan menjalani proses hukum sesuai yang berlaku di TNI.

“Keduanya sudah ditahan di Kupang, tepatnya di Denpom Kupang untuk menjalani proses hukum,” ujarnya dikutip dari Antara, Senin (23/8/2021).

Ia menyatakan, kasus penganiayaan itu menjadi tanggung jawab dirinya.

Educ juga memastikan peristiwa serupa tidak akan terjadi lagi di wilayahnya.

Educ menjelaskan bahwa saat ini kedua oknum anggota TNI itu sedang dalam penyelidikan oleh Denpom Kupang.

Loading...

Itu dilakukan untuk mencari tahu motif dari perbuatan kedua oknum tersebut.

Sementara, pihak TNI juga sudah mendatangi korban dan melakukan pemeriksaan kesehatan korban.

Saat ini, ia memastikan bahwa kondisi bocah tersebut sudah mulai membaik kondisinya.

(NKRIPOST/pojoksatu/fajar)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *