Oknum Satpol PP Sampaikan Pesan Penting dari Sel Tahanan, Mohon Dibaca

Oknum Satpol PP Sampaikan Pesan Penting dari Sel Tahanan, Mohon Dibaca

25 Juli 2021 0 By Tim Redaksi

OKNUM satpol PP Gowa, Mardani Hamdan menjalani hari-harinya di sel tahanan Polres Gowa.

Dia berstatus sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pasutri pada 14 Juli 2021 lalu.

Dari balik jeruji besi, oknum Satpol PP Gowa menyampaikan pesan haru kepada penasehat hukumnya terkait kasus yang saat ini ia hadapi, yang merupakan kekhilafan dirinya menganiaya pasutri saat operasi PPKM di Panciro saat itu.

Loading...

Penasehat hukum Mardani, Syafril Hamzah mengatakan, kliennya itu pasrah dan menyerahkan ini kepada dirinya sebagai orang yang mengawal Mardani sejak ditahan.

“Pesannya tersangka, tetap upayakan apa yang terbaik melalui jalur hukum. Tetap dia tidak mengingkari penganiayaan yang ia lakukan. Dia mengakui,” katanya, Minggu (25/7/2021).

Menurutnya, Mardani tidak pernah berubah keterangan soal aksi penganiayaan yang ia lakukan kepada Nur Halim (sebelumnya bernama Ivan), dan istrinya, Riyana. Mardani mengakui perbuatannya itu salah dan spontanitas.

Syafril Hamzah juga telah mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik Polres Gowa.

Alasannya, kliennya itu masih berstatus ASN aktif. Tidak hanya itu. Masih alasan lain yang dianggap tersangka layak dilakukan penangguhan penahanan atas kasus yang menjeratnya itu.

“Karena masih punya anak yang butuh kasih sayang, tidak mengulangi perbuatannya, dan tidak melarikan diri. Termasuk karena dia sebagai ASN,” kata Syafril.

(NKRIPOST/Fajar)