Ojo Ngeyel! Kita Tetap Disini, Tetap Berbakti, Ngeyel Itu Bukan Solusi

NKRIPOST.COM, JEPARA – Melihat kondisi kita yang masih dilanda pandemi Covid-19 dan hanya kita sendiri yang bisa mencegah penyebaran Covid-19, maka dari itu mari bersama sama kita lawan Covid-19 dan hentikan penularannya salah satunya dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan patuhi imbauan Pemerintah untuk Tidak Mudik di tahun 2021.

Dengan tidak mudik kali ini maka kita telah menunjukkan suatu bentuk perhatian dan peduli terhadap orang tua dan keluarga di kampung halaman. Berbaktilah dengan mengambil keputusan yang terbaik demi mereka.

Pemerintah sedang mencari upaya yg terbaik untuk mengatasi pandemi ini agar lekas usai dan tidak menimbulkan hal yg tidak bisa di prediksi. Proteslah berdasarkan kepentingan bukan karna kebencian atau ketidaksukaan dg pemerintah serta kebijakannya.

Kita yg muslim sudah ada pedoman dan tuntunan di dalam Kitab Suci maupun Hadist untuk bagaimana menyikapi ketika ada pandemi. Bukan dg nalar ga sehat atau karna kepentingan pribadi, namun sudah di berikan tuntunan sejak awal Islam ada.

Jika pandemi ini tidak segera usai, kasihan sodara kita, sodaramu yg sudah makin sulit berusaha, bisnisnya kocar kacir, usahanya bangkrut/pailit, yg kerja di sektor swasta gajinya banyak dikurangi tanpa ada komisi dll. Banyak pengangguran karna perusahaan harus melakukan pengetatan yg sangat ketat, dll.

Anak sekolah dan kuliah tidak bisa seperti lazimnya, kegiatan berupa pelatihan, seminar, dll tidak bisa bertatap muka dan praktek langsung, dll.

Loading...

Jika mudikmu hanya karna alasan kangen keluarga, harus silaturahmi, pengen PAMER MOBIL BARU, GELANG EMAS BARU, GADGET BARU, DLL sebaiknya berfikir sejenak dg jernih, itu bisa dilakukan dilain waktu ketika situasi sangat baik dan memungkinkan, jika hanya mau bawain biscuit, rengginang, kue semprong, ke kampung bisa dikirim melalui kurir, jika mau kirim angpaw buat saudara bisa ditransfer ke kelurga.

Saat ini perlu peran serta umat yg berpuasa sebagai efek dari baiknya, barokahnya puasa, bukan puasa agar bisa mudik di akhir ramadhan doang.

Andai pandemi ini tidak segera usai, akan banyak melahirkan orang miskin di negeri ini, dan itu pasti mayoritas sodara kita juga, baik seiman, sebangsa dan setanah air. Uang negara ada batasnya, ga ngalir terus seperti sungai Nil, ketika keuangan negara juga terganggu maka semua akan terganggu, apakah itu yg beriman ataupun tidak.

Loading...

Ngeyel bukan solusi, rasa benci dan tidak suka dg kebijakan yg ada juga bukan solusi, solusinya adalah pada diri kita juga, disiplin, patuh, taat, cerdas dan waras.

Salam bahagia selalu, dan semoga keluarga kita, kerabat, sodara, sebangsa dan setanah air selamat dan sehat semua. Aamiinnn

NkriPost – Purnomo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *