New Normal, Masyararakat Pertanyakan Kedudukan Masjid

NKRI POST, GORONTALO – Sejak Presiden RI Joko Widodo mengumumkan Kehidupan yang akan kembali normal setelah di berlakulannya Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam kurun waktu sebulan, banyak pihak yang mempertanyakan kapan kiranya Masjid akan di buka kembali.

Di ketahui dari beberapa Informasi yang beredar bahwa The New Normal atau Kehidupan Normal kembali akan mulai di laksanakan pada 1 Juni 2020 mendatang dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan.

Sumber Tempo
Loading...

Dalam info yang beredar tersebut tidak di sebutkan kapan pastinya Masjid bisa di buka untuk Jama’ah Umum. Pertanyaan demi pertanyaan datang dari berbagai Aktivis, Organisasi Islam, Tokoh Agama juga kalangan Masyarakat ikut mempertanyakan hal tersebut.

Di nilai bahwa Pemerintah hanya lebih memperhatikan masalah Aspek Ekonomi namun tidak memperhatikan masalah Umat, yang seharusnya guna mengakhiri wabah ini perlu dengan ikhtiar dimana beribadah dan berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah salah satu bentuk ikhtiar yang paling penting.

BACA JUGA: New normal, sejumlah ormas pertanyakan kedudukan Masjid

Belajar dari wabah yang pernah terjadi di zaman Rasulullah, meskipun suatu daerah di lakukan lockdown namun ibadah – ibadah di masjid tetap di hidupkan bahkan perlu di tingkatkan jumlah jama’ahnya.

Mendekatkan diri ke Tuhan adalah bentuk ikhtiar yang sangat penting mengingat bahwa segala musibah apapun datang atas kehendakNYA.

Masyarakat kaum muslimin sangat berharap jika nanti Kehidupan normal kembali di berlakukan semoga Masjid masuk pada cakupan yang di atur oleh Pemerintah. Jangan hanya masalah ekonominya yang di pikirkan tetapi masalah jiwa ummat juga perlu. Hal ini disampaikan salah seorang Tokoh Agama yang berada di Provinsi Gorontalo.(*)

NKRIPOST GOTONTALO-VIDYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *