Miris… Warga Terpaksa Sholat Di Mushola Lamahala Yang Sudah Di Bongkar Pemerintah

Nkripost, Jakarta – Pembongkaran Mushola Lamahala yang berada di Jalan Bidaraya Gang Rakyat Rt.009/05 Kelurahan Pejagalan Penjaringan Jakarta Utara yang Di perintahkan langsung oleh Lurah Pejagalan Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara pada Senin (12/4/2021) menyisahkan sejumlah permasalahan lain.

Sebut saja, usai pembongkaran tersebut yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, warga tetap menjalankan ibadah sholat di bekas mushola yang telah di bongkar tersebut.

Sungguh miris dan menyayat hati, akhirnya Usai di bongkar Pemuda Pemudi Karang taruna Gang Rakyat RT.09/05 Kelurahan pejagalan MENGECAM TINDAKAN LURAH PEJAGALAN MEMBONGKAR MUSOLAH LAMAHALA pada Hari Senin tanggal 12/4/2021 silam.

Loading...

Warga Laksanakan Sholat Di Mushola Lamahala Yang Telah Di Bongkar

Menurut mereka, Hari tersebut merupakan hari yang sangat memukul bagi pemuda pemudi karang taruna gang rakyat RT.09/05 Kelurahan pejagalan yang mengidamkan MUSOLAH ada di wilayah RT.09.

Karena di balik kerinduannya yang besar untuk melaksanakan ibadah di Mushola Lamahala, namun  dibongkar oleh LURAH PEJAGALAN dan orang-orang diluar dari Wilayah RT.09.

“Kami sebagai generasi anak bangsa merasa TAK PANTAS PUNYA PIMPINAN ATAU PEMBINA DIWILAYAH KELURAHAN PEJAGALAN dengan brutalnya membongkar tempat ibadah milik kami. Padahal sehari menjelang puasa kami sudah persiapan kegiatan untuk puasa tahun ini yaitu : Teraweh berjamaah, pembagian takzil, pesantren kilat buat remaja, belajar Qur’an, tadarusan dan belajar ikro buat ade Ade kami yg sekarang ini Masih belum hafal tentang huruf yang ada di Al-Qur’an.” ujar Salah satu Pemuda Karang Taruna yang di Temui awak media saat menyatakan dukungan terhadap berdirinya Musholah Lamahala

“Sebelum puasa ini kami dan teman” sudah merancang banyak kegiatan itu, tapi IMPIAN KAMI HILANG, CITA-CITA KAMI DIRUSAK dan sarana tempat kami belajar dan kegiatan di hancurkan oleh lurah pejagalan.

“Kami mohon kepada bapak gubernur DKI Jakarta selaku pembina Karang Taruna tolong kami pak Gubernur DKI Jakarta, agar di tindak tegas dan bila perlu di PECAT LURAH PEJAGALAN yang membongkar impian kami dibulan ramadhan yang penuh kasih sayang ini. tegas dengan mata berkaca” akibat kesedihan.” pungkas Nurmaya selaku pemuda pemudi karang taruna gang rakyat RT.09/05. Kelurahan Pejagalan.

“Dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada GERAKAN PRIBUMI INDONESIA (GEPRINDO) Pejagalan, BPPKB PEJAGALAN, GMBI, SAB korwil penjaringan, Pemuda Lamahala Jakarta, serta RT.09 dan RW.05 sudah banyak bantu kami dalam proses pembangunan MUSOLAH LAMAHALA yang ada diwilayah RT.09 /05.” Tambah NURMAYA selaku pengurus karang taruna dan pemuda gang rakyat RT.09 / RW.05 Kelurahan pejagalan.

BACA JUGA:

Geprindo Kecam Tindakan Lurah Pejagalan Bongkar Mushola Lamahala

 

Ditempat yang terpisah YANTO dari komunitas supir mobil box dan angkutan, sangat menyayangkan musholah yang dibongkar oleh Lurah

“ini di sayangkan karena musolah itu banyak membantu wilayah sekitarnya khususnya gang rakyat RT.09/05 dan juga membantu kami bila mana kami mau sholat kaga jauh” dan ada diwilayah ini. Dan saya sebagai komunitas supir mobil box dan angkutan, tindakan yang dilakukan lurah Pejagalan sudah mencoreng luka umat muslim di Indonesia dan khusus nya warga RT 09/ 05, yang menginginkan MUSOLAH itu ada diwilayahnya. dan kami merasa musholah tersebut terbangun ada iuran anggota, saya juga membangunnya karena kami membutuhkan tempat ibadah yaitu musholah.”Ujarnya.

Lebih lanjut Yanto memohon agar yang membongkar Mushola tersebut dapat di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Pesan kami TOLONG yang membongkar MUSOLAH LAMAHALA segera di adili dan bila perlu dipecat dari jabatan lurah pejagalan, karena tidak pantas seorang lurah arogan membongkar musolah, kan dia tahu aturannya.” Punggas Yanto dan kawan-kawan dari posko komunitas.

Ditambahkan lagi oleh Pak Oman selaku RT.09/05 yang saat ini menjabat sebagai pemangku wilayah RT 09 menceritakan disaat waktu luangnya menyampaikan kronologis awal mula berdirinya Mushola tersebut.

“kami di RT.09 RW.05 tidak ada musolah, kami bersama warga RT 09 mencari solusi bagaimana warga punya musolah dan dimanfaatkan buat orang banyak dan kita rawat bareng-bareng bersama warga, akibat obrolan diwarung kopi kita menemukan solusinya yaitu kita bangun musolah dengan anggaran dari komunitas, organisasi masyarakat, paguyuban dan LSM serta donatur yang tidak mengikat supaya musholah bisa terbangun.”Kisahnya

“Alhamdulillah walau anggaran kaga seberapa tapi kami bisa mengaturnya dengan baik, alhasil terbangun lah musolah lamahala diwilayah RT 09 RW 05 Kelurahan pejagalan kecamatan penjaringan Jakarta Utara pas disamping kantor rw 05.”ujarnya

“Kami tidak pernah minta ama warga buat pembangunan MUSOLAH itu,, dan warga RT 09 senang banget adanya MUSOLAH ada di wilayah RT.09/05.

Ditegaskan lagi bahwa “Musolah ini dibangun di wilayah RT 09 dan RT nya saya sendiri dan saya juga menjabat sebagai bendahara Musolah Lamahala, eh kenapa dibongkar ama lurah Pejagalan, salah musolah ini apa…?? Kami mau punya musolah kaga boleh kenapa…?? Kalau yang kaga senang musholah ini ada kan bukan warga saya yang ada di RT.09 tapi warga diluar dari RT.09 kalau ada yang kaga suka sama musholah ya ngomong ama saya jangan bongkar bongkar aja. Kan kasihan uang umat, apa lagi Ade-ade karang taruna dan pemuda gang rakyat RT.09, sudah mengkonsepin kegiatan dalam bulan Ramadhan ini. Dan harusnya LURAH PEJAGALAN itu berpikir matang” jangan asal bicara dan bongkar” … Emang kami minta uang dari lurah Pejagalan apa…?Dengan semangatnya pak RT Oman Memaparkan panjang lebar dan dia menginginkan MUSOLAH LAMAHALA yang sudah dibongkar ini segera dibangun kembali dan diganti semua kerugian bangunan nya oleh lurah Pejagalan.

“karena dia yang memerintahkan bongkar MUSOLAH, Harapan kami RT.09 dan warga RT 09, bangun kembali MUSOLAH LAMAHALA berdiri ditanah wilayah RT 09, karena musolah ini banyak manfaat buat orang banyak khususnya warga RT 09 / 05 Kelurahan pejagalan.”Tegasnya.

“Satu lagi kami minta tolong hargai kami,RT diwilayah RT 09 selaku pemangku wilayah RT 09 yang mau warganya dibuatkan musholah.”Tutup. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *