Miris, Pencari Kerja Ditarif Puluhan Juta Untuk Jabatan Administrasi di Salah Satu Industri

BAGIKAN :

NKRIPOST, TANGERANG – Sebuah unggahan percakapan pencari kerja menjadi viral di media sosial. Pasalnya, pencari kerja ini ditarif puluhan juta untuk jabatan administrasi di salah satu industri, Kabupaten Serang, Banten.

“Hal ini bermula dari unggahan akun Facebook Neng Irma Putriiebungsue. Di percakapan itu, jabatan admin perempuan berpengalaman ditarif Rp 10 juta dan tanpa pengalaman Rp 15 juta.

“Sedangkan untuk lelaki, ditarif Rp 20 juta yang berpengalaman, dan Rp 25 juta yang tanpa pengalaman. Posting-an ini viral dibagikan sebanyak 5 ribu kali dan dikomentari.

Lewat Akun Facebook dan percakapan Watshap, terhadap Calo tenaga kerja, tertulis di kontak Watshap (Calo).

Untuk lulusan S1. Adm 10jt untuk pengalaman Sewing, Asembling sama Cating. Adm nya 11jt. Kalau yang non pengalaman 15jt buat pertengahan Maret, Kalau buat laki-laki non pengalaman 25jt, kalau yang pengalaman 20jt.

“Kabid Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang mengatakan pihaknya sudah mengetahui kabar viral tersebut. Rencananya, Disnakertrans memanggil HRD dari pihak perusahaan.

“Saya juga tadi malam baru dapat info, makanya saya mau panggil pihak PWI 2 (Parkland World Indonesia). Rencananya hari ini atau besok,” ujar Ugun dikonfirmasi di nkripost di Serang, Banten, Selasa (10/3/2020).

“Menurutnya, masalah percaloan di lingkungan pabrik atau industri sudah sering jadi persoalan pencari kerja di Kabupaten Serang. Banyak pencari kerja yang dirugikan oleh oknum yang mengatasnamakan industri.

“Ada permainan di beberapa tempat. Tapi ya mungkin belum mengena, calo oknum susah. Siapa pun yang dirugikan praktik percaloan masuknya tenaga kerja, laporkan ke yang berwajib,” tutur Ugun.

Semoga pihak terkait menindak tegas oknum Calo yang memperkara diri dapat merugikan masyarakat bangak.

Disnakertrans Kabupaten Serang sudah membuat forum HRD di lingkungan industri. Untuk mengantisipasi ini, dibuatkan perjanjian agar perusahaan merekrut pencari kerja melalui SMK-SMK.

“Laporkan asal ada bukti dan saksi,” kata Ugun.(shen)..

Publikasi : 10 Maret 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami