Merinding! Injak-injak Al-Qur’an, Dosen Universitas Ini Langsung Ditunjukan Balasannya Seketika juga

Merinding! Injak-injak Al-Qur’an, Dosen Universitas Ini Langsung Ditunjukan Balasannya Seketika juga

17 Mei 2022 0 By Tim Redaksi

SEORANG dosen di salah satu universitas memliki pemikiran liberal tentang Al-Qur’an, dan hal itu coba didoktrinkan kepada para mahasiswanya saat pelajaran berlangsung.

Tak hanya itu, sang dosen pun melakukan penistaan agama dengan cara menginjak-injak Al-Quran.

Kepada para mahasiswanya, Ia mengatakan bahwa umat Islam pemarah.

Loading...

Terbukti, disaat ada yang memprotes Azan mereka marah, kemudian ada yang membakar Al-Qur’an marah, ada yang melecahkan surat al-Maidah marah.

Masih diungkapkan sang dosen sebagaimana dikutip channel YouTube Al Hidayah, bahwa tidak lah perlu marah-marah terhadap Al-Qur’an yang dibakar.

Pasalnya, tak lain apa yang dibakar itu hanyalah sebatas kertas, dan Al-Qur’am yang sesunguhnya berada di Lauhul Mahfudz tak bisa dibakar dan tak bisa dilecehkan.

Menurutnya, umat Islam terlalu lebay hanya karena ada yang menginjak-injak mushaf Al-Quran lalu ribuan orang menggelar demonstrasi dimanapun.

Padahal yang dibakar hanya kertas, media tempat menulis Al-Quran.

Terhadap Pemikiran-pemikiran itu, sang dosen pun berujar bahwa itu harus dirubah begitu dengan para mahasiswanya.

Terhadap ini, beberapa mahasiswa pun nampaknya agak setuju.

Namun, di tengah keheningan kelas tetiba seorang mahasiswa yang terbilang cerdas mengacungkan tangannya dan menghampir sang dosen ke depan.

Ia pun meminta kepada sang dosen untuk memperlihatkan makalah yang sedang dipegangnya.

Si mahasiswa tersebut pun berkata, bahwa makalahnya cukup bagus.

Tapi, alangkah terkejutnya sang dosen dan seisi kelas tersebut saat mahasiswa melempar makalah tersebut ke lantai dan menginjak-injaknya.

Tak hanya menginjak-injak, Ia pun meludahi hingga membuat makalah kotor dan rusak. Karuan, sang dosen pun melotot, mukanya merah padam dan kedua tangannya menggenggam erat.

Kepada sang dosen, mahasiswa pun berkata bahwa dirinya hanya meludahi kertas, bukan melecehkan pemikirannya.

Begitupun dengan yang diinjak-injaknya, hanyalah kertas bukan pemikirannya.

Dengan lantang, mahasiswa cerdas itu pun berujar bahwa pikiran sang dosen harus dicerdaskan.

Dan, seketika sang dosen pun terdiam tak bisa berkata apa-apa mendapat seranggan balik.

(NKRIPOST/Suara)