Mencari Sosok Pemimpin Baru, KPUD SBT Gelar Debat Publik 3 Paslon

Nkripost, SBT – Penyelenggaraan Pilkada serentak di Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku memasuki tahapan Debat Publik para Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati.

Debat Publik tersebut di ikuti 3 Pasangan Calon (Paslon) Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Pasangan dengan Nomor Urut 1. Abdul Mukti Keliobas – Idris Rumalutur yang dikenal dengan Jargon {Adil}, Pasangan Calon nomor urut 2. Fahri Husni Alkatiry – Arobi Kelian dengan Jargon {Faham} dan Pasangan calon nomor urut 3. Hj.Rohani Vanath – Mohammad Ramli Mahu yang dikenal dengan Tagline {Nina Rama}.

Acara debat publik para pasangan calon tersebut di gelar komisi Pemilihan Umum Daerah Seram Bagian Timur Di Lt 1 di Aula Gedung Serbaguna,Jln Air Kabur-Kabur,Kecematan Bula,Seram Bagian Timur Maluku, Selasa, (17/11/2020).

Pada debat tersebut hadir juga para panelis Panelis yang diantaranya Prof.Dr.Fredy Leiwakambassy.M.PD Wakil Rektor Bidan Akademik Universitas Pattimura Ambon, Dr.Erly.Leiwakambassy sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura Ambon, Ny.Elfie Baadila,S.H.M.H dari Ketua Pusat Study Asean Universitas Pattimura Ambon, Amir Faisal Kotarumalos,S.Sos,M.SI seorang Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura Ambon serta Dr.Ruslan.H.S.Tawarai,M.SI sebagai Ketua Program Studi PSP Universitas Pattimura Ambon.

Turut menghadiri langsung dalam Debat Publik pasangan Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati dengan bertema” Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan kemajuan Daerah. diantaranya, Masing-masing Ketua Tim Pemenangan, para Partai Pengusung, Panelis dari Universitas Patimura Ambon serta para awak media.

Dalam pemaparan visi misinya, Paslon Nomor urut satu, Abdul Mukti Keliobas – Idris Rumalutur menyampaikan bahwa berdasarkan dari beberapa hasil Survei turutama tps tentang harapan hidup masyarakat Bayi di Kab SBT Masih cukup menurun sehingga Paslon berharap kedepan dapat mengurangi tingkat kematian bayi.

Loading...

Pasangan nomor urut satu tersebut menambahkan hal yang penting serta menjadi tugas utama kedepan adalah memberikan bantuan kepada masyarakat yang bersifat peningkatan diri serta Paslon tersebut juga menyampaikan agar kedepan para bidan-bidan desa diwajibkan setiap Triwulan atau mingguan harus memberikan laporan terhadap bayi yang ada di Desa tersebut.

Disamping Paslon nomor satu juga tidak lupa untuk menjadikan pengentasan Gizi Buruk sebagai salah satu fokus program nya, karena menurutnya Pasangan calon tersebut, Gizi buruk terjadi atas beberapa faktor diantaranya “Perkawinan dini, tidak keterbukaan dan memberikan imformasi dan persoalan-persolan lain yang sering ditemuinya di lapangan.

“Kadang-kadang masyarakat Kab SBT merasa gensi untuk menyampaikan bahwa anaknya kekurangan gizi, Maka kami berharap saling kerja Sama Kepala Desa, bidan desa, dilapangan untuk mengkrocek sejauh mana perkembangan Gizi Buruk dari masing – masing daerah.”Ujar Calon Bupati Nomor urut satu Abdul Mukti Keliobas.

Loading...

Sementara pasangan calon nomor urut dua, Fahri Husni Alkatiry dan Arobi Kelian yang di kenal dengan Tagline Paket Faham menyampaikan hal yang harus di lakukan kedepan adalah identifikasi, ukuran logos masalah dan logos kita tentang masalah yang jelas.

“Hal berikut membuat perencanaan detil adalah, apa yang dijadikan sebagai upaya untuk mengatasi gizi buruk. Itu harus tetap logosnya, Sehingga apa yang kita harapkan pemberatasan gizi buruk bisa tercapai serta diaktifkan Puskesmas pembantu (pustu) yang paling dekat dengan logos masalahnya.”ungkap Calon bupati SBT Nomor urut dua Fahri Husni Alkatiry.

“Dan masih banyak pustu (Puskesmas pembantu) kita dari jumlah yang begitu besar tidak ada tenaga medis, kedepan ini akan kita adakan untuk garda terdepan agar dapat mengatasi masalah gizi buruk serta penyuluhan tentang konsumsi makanan bergizi dan melibatkan dinas sosial untuk memberikan bantuan-bantuan sehingga masyarakat kita yang kurang mampu untuk mendapatkan asupan gizi yang lengkap.”Papar Fahri Calon bupati SBT Nomor urut dua menambahkan.

Tak ketinggalan pasangan Calon nomor urut Tiga Hj.Rohani Vanath – Mohamad Ramli Mahu yang di kenal dengan Tagline Paket Nina – Rama juga mengatakan terkait gizi buruk masih menjadi persoalan mendasar yang harus segera diatasi, hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil terjun langsungnya paket Nina – Rama ke tengah masyarakat.

“Gizi buruk sering terjadi sehingga kami terjun langsung kekampung-kampung, disitulah kami melihat secara langsung kondisi dan keadaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.”Jelas Cabup Nomor Urut Tiga.

“Apalagi terkait dengan ibu hamil dan anak, untuk itu ada sosialisasi kesehatan bagi staf dinas kesehatan, Itulah gunanya Bupati di bantu Oleh Organisasasi Perangkat Daerah {OPD} dinas terkait untuk memfungsikan kedisplinan pengetahuan ilmunya untuk memberikan sosialisasi kesehatan masyarakat tersebut. “ujar Cabup Nina – Rama Menambahkan.

Lanjut, Calon wakil bupati paslon nomor urut tiga menyoroti tentang kurang tenaga medis di Kabupaten Seram Bagian Timur sehingga itu menjadi salah satu fokus sektor program yang perhatian paket nina – rama apabila mereka mendapatkan mandat dan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin kabupaten SBT kedepan.

Loading...

“Untuk mengatasi gizi buruk serta pelayan kesehatan ketika Nina Rama terpilih. Untuk pelayan-pelayan tentang kesehatan, dan giji buruk baik itu dari Desa,Kecamatan, bahkan Kabupaten SBT. Kami tetap perhatikan karena sampai saat ini kita sudah mendengar isu – isu dari kampung ke kampung bahwa tenaga medis masih saja kurang.”Tegas Cawabup Paket Nina – Rama.

Tujuan dari kegiatan Debat Publik yang di selenggarakan oleh KPUD Seram Bagian Timur tersebut agar dapat disaksikan oleh masyarakat serta masyarakat dapat mendengar tentang pemaparan visi dan misi Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati baik Jargon Adil, Jargon Faham dan juga Jargon Nina Rama agar menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk menentukan hak pilihnya. (Basir Pattiekon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *