Kategori
MUSIBAH OPINI & FIKSIANA

Menanggapi Bencana Covid-19, Ketua IMATTU Kupang Desak Pemda TTU Tambah Anggaran Antisipasi Rawan Pangan

BAGIKAN :
Antonius Uspupu
Ketua Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU) Kupang

NKRI POST, KUPANG – Rencana Pemerintah daerah (PEMDA) Timor Tengah Utara (TTU) yang mengalokasikan anggaran sebesar 1,3 M untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten TTU Provinsi Nusa Temggara Timur mendapat tanggapan dari Mahasiswa TTU di Kota Kupang.

Ketua Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU) Kupang, Antonius Uspupu menyatakan bahwa anggaran yang dialokasikan Pemda masih sangat terlalu minim. Oleh karena itu, Ia mendesak Pemda TTU menambah anggaran pencegahan tersebut agar dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang kini sedang terancam bencana kelaparan akibat gagal tanam. Misalnya saja di wilayah bagian Pantura terjadi gagal tanam akibat curah hujan yang menurun tahun ini.

“Menurut saya persoalan yang dihadapi masyarakat TTU tidak saja hanya covid-19 tetapi persoalan yang paling krusial saat ini adalah ancaman bencana kelaparan akibat gagal tanam musim ini. Oleh karena itu, anggaran yang dialokasikan sebesar 1,3 M masih sangat minim. Karena anggaran ini tidak hanya untuk pencegahan covid-19 tetapi lebih prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yakni kebutuhan akan sembako”, tegas Ketua IMATTU Kupang.

Antonius menambahkan bahwa hampir sebagian besar desa di TTU saat ini terancam bencana kelaparan akibat curah hujan yang tidak menentu. Oleh karena itu pemerintah daerah TTU harus serius menanggapi persoalan ini dengan menambah alokasi dana untuk kebutuhan masyarakat.

“Bencana kelaparan adalah ancaman serius yang dialami oleh masyarakat di tengah kepanikan bencana nasional covid-19. Oleh karenanya Pemda dan DPRD jangan anggap remeh masalah ini”,tegasnya.

Selain itu Ia mendesak agar pemerintah daerah dan DPRD TTU harus menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat.

“Bupati dan DPRD jangan hanya banyak wacana tetapi harus tunjukkan kerja nyata untuk masyarakat. Dana perjalanan dinas Pemda dan DPRD bisa direalokasikan untuk mencegah covid-19 serta berikan bantuan sembako gratis untuk masyarakat TTU, karena itu merupakan kebutuhan mendesak masyarakat di tengah keresahan akan terjadinya bencana kelaparan”, tutupnya.

Terakhir Ketua Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU) Kupang, Antonius Uspupu juga menyarankan kepada Pemerintah Daerah TTU agar mengikuti Permintaan Komisi II DPR RI terkait penundaan pelaksanaan Pilkada serentak yang berbunyi “Dengan penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Komisi II DPR meminta kepala daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020 merealokasi dana Pilkada Serentak 2020 yang belum terpakai untuk penaganan pandemi Covid-19”.(Isto)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *