Medir Enos Tanu Mengutuk Tindakan Kekerasan Siswa Terhadap Guru

BAGIKAN :

NKRIPOST, NTT KUPANG – Medir Enos Tanu Ketua BARAJP mengutuk tindakan kekerasan oleh siswa terhadap seorang guru di SMA Negeri 1 Fatuleu Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT.

Ketua BARAJP Kabapaten Kupang Medir Enos Tanu, S.Pd mengutuk tindakan peristiwa pengroyokan guru atas nama Yelfred Edward Malafu, S.Pd oleh oknum siswa SMA Negeri 1 Fatuleu yang terjadi pada Selasa, 02/03/2020.

Berdasarkan keterangan korban bahwa, pada saat menanyakan data absen kehadiran siswa yang belum tanda tangani namun tidak ada satupun siswa yang menjawab. Setelah korban menanyakan yang ketiga kalinya baru salah satu siswa memberikan nama salah satu siswa terlambat.

Lalu korban (guru) langsung menegur siswa yang belum mengisi daftar absen tersebut. Tiba-tiba para pelaku langsung memukul korban sampai terjatuh dan menginjak kepala dan melampar kursi.

Enos sangat menyayangkan peristiwa tersebut bahwa guru telah kehilangan wibawah di depan kelas. Sebagia anak didik dan sebagai generasi penerus yang menunjukkan mental preman terhadap gurunya sendiri ini sangat menampar dunia pendidikan di tanah air ini merupakan pekerjaan rumah bagi kita sebagia orang tua guru dan masyarakat.

Harapannya, Pemerintah pusat dan DPR segera mengeluarkan UU tentang perlindungan guru sehingga menjaminkan guru sebagai pahlawan tanpa tanda saja.

Kasus ini sudah masuk keranah hukum, ini menjadi pelajaran siswa agar lebih hati-hati dalam mengambil suatu tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain” tandas Enos.(*).

Publikasi : 12 Maret 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami