NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Masyarakat Burau Lutim Tanam Pohon Mangrove Usai Gelar Marasa Camp II

BAGIKAN :
Masyarakat Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur melakukan penanaman pohon mangrove dan bersih pantai, Minggu (22/12/2019).

LUWU TIMUR, NKRIPOST.COM – Pertunjukan seni Marasa Camp Jilid II yang bertempat di Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) telah usai, Minggu (22/12/2019).

Ketua Panitia Pelaksana, Wildam mengatakan Marasa Camp adalah ajang silaturahmi para pemuda milenial, pekerja seni, pemerhati lingkungan yang ada di kabupaten Luwu Timur guna mempererat tali silaturahmi.

Lebih lanjut Caco sapaan akrab Wildam menyebutkan, bahwa dalam Marasa Camp kali ini memiliki beberapa rangkaian. “Ada beberapa item kegiatan seperti penanaman pohon magrove dan bersih pantai,” ucapnya.

Penanaman pohon mangrove ini dipimpin langsung oleh Bangkit Reformansyah, yakni putra sulung Bupati Luwu Timur, H Muhamad Thoriq Husler.

Bangkit mengajak seluruh peserta kegiatan dan masyarakat sekitaran pantai untuk terlibat dalam kegiatan penanaman pohon mangrove dan bersih-bersih pantai.

“Ini adalah kegiatan sosial berkepanjangan sebagai bentuk peduli dalam pelestarian lingkungan. Banyak cara bisa dilakukan misalnya saja melalui penanaman pohon. Sebuah pengalaman menyenangkan pastinya ketika bisa turut berkontribusi nyata melalui kegiatan positif yang berorientasi pada pemberdayaan lingkungan,” ucapnya.

Loading...

Lebih lanjut Bangkit mengatakan, salah satu bentuk kepedulian adalah dengan ikut serta dalam penanaman tanaman bakau atau yang sering disebut juga mangrove.

“Keberadaan ekosistem mangrove terbilang cukup penting khususnya bagi kawasan pesisir, baik sebagai benteng pertahanan terhadap resiko bencana maupun sebagai mata pencaharian alternatif melalui pengembangan industri pariwisata,” ujarnya.

Tanaman bakau berfungsi utama sebagai pencegah abrasi dan erosi (pengikisan tanah) di kawasan pantai. Ekosistem mangrove juga menjadi tempat hidup biota laut dan satwa-satwa di sekitar area itu.

Saat ini sudah banyak lembaga dan elemen masyarakat yang turut serta dalam kegiatan menanam mangrove, tujuannya tak lain untuk memperbaiki lahan dan wilayah kawasan pesisir yang rusak agar hijau kembali.

“Keberadaan ekosistem mangrove  memberikan banyak manfaat bagi keseimbangan lingkungan di samping itu ada juga peran lainnya,” pungkas Bangkit.

Mencegah erosi pantai akan terus menggerus permukaan bumi sehingga mengancam lingkungan manusia. Erosi adalah terkikisnya lahan atau permukaan tanah yang disebabkan oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan terkikisnya permukaan tanah yang disebabkan oleh hempasan ombak laut.

“Salah satu cara mencegah terjadinya erosi dan abrasi dibutuhkan sesuatu yang kuat untuk menghindari pengrusakan saat ombak besar terjadi,” kunci Bangkit.

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami