Mahasiswa SBT, Aksi Turun Jalan Tolak Omnibus Di Depan Kantor Bupati

BAGIKAN :

Nkripost, Bula – Demostrasi yang di lakukan oleh para kaum Intektual Mudah atau Aktivis di Seram Bagian Timur (SBT}, yang tergabung dalam cipayung,Turun kejalan,di Depan Kantor Bupati SBT.Mereka katakan Menolak dengan tegas UU Omnibus Law.

Aksi Demostrasi ini,sebelum melakukan aksi Demo mereka berkumpul di putaran jalan Protokol Bula.Sekitar pukul 11-30 mereka menuju kantor Bupati.Jalan Kaki sampai di kantor kurang lebih 100 meter.Dan mereka Menyampaikan orasi”di putar jalan.saptu{ 10/10/2020

Aksi masing-masing perwakilan oleh OKP pun disampaikan pengesahakan Omnibus Law Undang -undang Cipta kerja yang sudah jelas ditolak oleh masyarakat karna sudah bertentangan dengan Undang-undang Dasar {UUD} 1945

Ditambahkan Untuk itu, orasi yang kami sampaikan terhadap beberapa poin ini juga diantaranya, mereka mengatakan Terhadap DPR Goblok, dengan suara lantar begitu keras.

“Para Mahasiswa yang tergabung dalam aksi Demostrasi ini diantaranya,Himpunan Mahasiswa Islam {HMI},Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia {PMII},Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia{KAMMI}.Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia {GMNI}

Bakri Siwan-siwan menyampaikan Terkait dengan Demostrasi bahwa yang kami lakukan hari secara serentak di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Untuk menuntut kemunafikan terhadap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat {DPR}Menetapkan UU Omnibus Law aturan/UU cipta kerja yang sudah jelas ditolak oleh masyarakat.

“Dan bertentangan dengan Undang Undang Dasar UUD 1945.serta dapat merugikan masyarakat.

“Lanjutnya,”perjuangan Demostrasi ini belum berakhir.Karena ini merupakan tujuan kami turun jalan agar tetap menolak UU Omnibus yang di tetapkan undang Undang palsu oleh Oknum DPR yang tidak BECUS sehingga merugikan masyarakat.tandas Siwan”

Aksi demostrsi di Kantor Bupati SBT,
yang lakukan oleh Para aktivis kaum Intektual muda SBT yang tergabung dalam gabungan Organisasi menuntut agar bisa pemerintah Daerah dalam Hal ini, pjs Bupati Hadi Sulaiman untuk menolak Omnibuslaw/ UU cipta Kerja dan merugikan masyarakar terhadap kebijakan yang di lakukan oleh Dewan Perwakilan Daerah {DPR } RI beberapa hari yang lalu.

Maka tantangan yang perjuangan teman” juang di jakarta hari ini,dan mahasiswa rela memperjuangkan diri mereka, memperjuangkan yawa mereka,mempertarukan harga diri mereka,demi negera ini.tegas Ikbal Wattimena,Ketua Kammi SBT.

“UU Omnibuslaw,adalah merupakan salah satu produk UU baru,yang sengaja dirancang oleh pemerintah Nkri untuk mengakhiri UU 1945.Yang salah satu adalah penetapan UU Cipta Kerja ini luar daripada akal sehat kita.”pembahasan,penetapan UU cipta kerja luar daripada Dugaan kita,isu yg di mainkan Negara dalam keadaan Covid 19.tegas Kamariah Yamlea,HMI MPO SBT

Untuk itu kami sangat” mengharapkan agar pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat {DPR}, agar bisa mendengar hasil tuntutan Aksi kami ini, yang tergabung dalam Cipayung OKP” Saat ini berteriak di mana”baik itu di tingkat Kabupaten,Propinsi Serta Pusat.tutup Korlap Aksi Arif Rumau.{Basir Pattiekon)

Publikasi : 11 Oktober 2020 by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami