Kategori
OPINI & FIKSIANA POLITIK & HUKUM

Mahasiswa Malaka Desak Polda Periksa Bupati dan Banggar DPRD Malaka

BAGIKAN :
Para Mahasiswa Malaka saat gelar Demonstrasi di Polda NTT.

Kupang, NKRIPOST – Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai Malaka (ITAKANRAI) Kupang, gelar aksi demonstrasi di depan Polda NTT,Senin(16/03/2020) sekitar, Pukul 13.00 Wita.

Pantauan NKRIPOST.COM masa aksi mulai berorasi bergantian di depan Polda NTT untuk mendesak Polda NTT melalui Tipidkor untuk mengusut tuntas skandal Bawang Merah RPM di Kabupaten Malaka.

BACA JUGA: Program bawang merah rpm berhasil makmurkan 9 orang di Malaka

Dalam orasinya koordinator lapangan, Yanuarius Bere, menegaskan kepada pihak Kapolda untuk telusuri anggota Banggar tahun anggaran 2018 dan juga Bupati Malaka sebagai kuasa anggaran, Polda harus jeli dan cerdas dalam menangani kasus Bawang Merah Malaka.

” Sembilan orang tersangka dan kemudian 8 orang yang ditahan dengan pengakuan menerima fee proyeknya berjumlah 1 M, lalu sisa 3,9 M itu dikemanakan. Ini perlu di telusuri oleh pihak Tipidkor Polda NTT ” tegas Yanuarius Bere dalam orasinya.

Hal senada juga ditegas Koordum Chrisantus Nana meminta Kapolda segera periksa ketua DPRD Kabupaten Malaka sebagai anggota banggar, juga Bupati sebagai kuasa anggaran.

Setelah berorasi beberapa jam di depan gerbang Polda para mahasiswa diterima oleh salah satu anggota Ps.Kasternium SPKT, Y.K Duran. Dia menyampaikan permohonan maaf karena Pimpinan Kapolda NNT,Wakapolda, Kabid Humas dan Pimpinan Diskrimsus lagi ke Jakarta gelar kasus untuk bagaimana mendalami lagi oknum yang terlibat dalam kasus korupsi Bawang Merah.

” Pernyataan sikap dan tuntutan ini, akan disampaikan sesudah pimpinan Polda pulang dari Jakarta dan harapannya kasus ini tetap dikawal oleh mahasiswa, dengan masa lebih banyak,” ungkapnya.

Terpisah, Rm. Yudel Neno, Pastor Pembantu di Paroki Santa Maria Fatima Betun, yang juga adalah Senior Itakanrai, ketika dikonfirmasi awak media via telpon, mantan Ketua Senat Fakultas Filsafat Unwira Kupang itu menyatakan sikapnya, mendukung penuh segala aksi positif yang dilakukan, termasuk aksi para mahasiswa yang peduli terhadap moralitas publik dan keadilan masyarakat.

Dirinya memberi semangat untuk para mahasiswa yang melakukan aksi hari ini, karena sikap seperti itu membahasakan secara terlihat bagaimana peran mahasiswa dan organisasi-organisasi kemahasiswaan yang turut mengambil andil untuk memberantas segala macam praktek ketidakadilan yang terjadi di Bumi Malaka.

Tuntutan Itakanrai Kupang

Mendukung penyidik Tipidkor polda NTT atas progres dalam penetapan 9 tersangka kasus Bawang Merah.Meminta pihak penyidik Tipidkor Polda NTT untuk senantiasa menjunjung tinggi kode etik Polri dalam melakukan upaya penyidikan dan penyidik dalam mengumpulkan sejumlah petunjuk hukum dan serta barang bukti sampai pada tahap P21 atas kasus korupsi Bawang Merah Malaka

Mendesak Polda NTT untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Malaka sebagai kuasa penuh atas proyek RPM

Mendesak Polda NTT untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap anggota DPRD yang terlibat dalam Banggar 2018

Apabila keempat tuntutan di atas tidak di indahkan oleh Polda NTT,kami akan kembali kosolidasi masa untuk menduduki Polda NTT. ( Jho Kapitan )

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *