Langkah Sederhana Dan Cerdas, Pangdam Jaya Copot Baliho HRS Bangkitkan Nasionalisme Rakyat

BAGIKAN :
Aksi Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu

NKRIPOST, JEPARA – Diawali oleh Pangdam Jaya dengan langkah sederhana nan cerdas: mencopot baliho Rizieq Shihab. Tentu rakyat bangga, Jokowi tersenyum, Polri makin semangat, Mabes TNI pun mendukung.

Dudung Pangdam Jaya, telah membuka kotak Pandora, Kotak yang membuat gairah nasionalisme rakyat di seluruh Indonesia membuncah. Membangkitkan semangat Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, Pada hari Selasa, 24 November 2020, Jam 15.00 s/d 15.20 WIB, bertempat di Monumen Tiga Wanita Pejuang Jepara, Bundaran Ngabul Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, telah berlangsung aksi unjuk rasa, menolak kehadiran Habib Rizieq Syihab / HRS di Kabupaten Jepara, yang di lakukan sekitar 100 orang dari Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu dengan koordinator lapangan Ahmad Shobirin.

Kegiatan dimulai, Jam 14.30 WIB, peserta aksi unjuk rasa, melaksanakan persiapan di sekitar Pujasera Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Pukul 15.00 WIB. Peserta aksi berjalan menuju ke bundaran Ngabul dan melaksanakan aksi yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam pelaksanaan aksi tersebut peserta aksi menyampaikan penolakan terhadap Rizieq Shihab, karena dianggap melakukan provokasi terhadap masyarakat yang dapat memecah belah bangsa.

Kasat Sabhara AKP. M. Syaifuddin, memberikan himbauan kepada peserta aksi untuk membubarkan diri, karena situasi berkaitan dengan pandemi Covid-19 di Kabupaten Jepara yang masih cukup tinggi.

Pada aksi tersebut, Peserta aksi membacakan Pernyataan Sikap Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu yaitu :

”Kami Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

”Kami Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan umat”.

”Kami Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, dengan tegas menolak agenda terselubung Rizieq Syihab, yang dikemas dalam bentuk revolusi akhlak dan menolak kehadiran Rizieq Syihab di Jepara”.

”Kami Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, sangat mencintai Habaib dan Ulama, tetapi bukan Rizieq Syihab”.

“Kami Aliansi Masyarakat Jepara Bersatu, siap menjadi garda terdepan untuk mengawal Habaib dan Ulama, tetapi bukan Rizieq Syihab.

Peserta aksi selanjutnya membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing.
Selama berlangsungnya kegiatan berjalan dengan aman dan lancar dengan penerapan protokol kesehatan, dengan pengamanan dari Personil Polres Jepara.

NKRIPOST : Purnomo

Publikasi : 24 November 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami