Kunjungi Tambang, Dirut SPME: Butuh Sinergi Untuk Kemajuan Daerah

BAGIKAN :

Nkripost, Muara Enim – Keberadaan dunia usaha pertambangan di Kabupaten Muara Enim perlu menjalin hubungan sinergis. Hal ini diperlukan agar iklim usaha pertambangan dapat berkembang dengan baik sekaligus memiliki dampak yang nyata bagi kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (PD. SPME) Novriansah Regan usai berkunjung ke lokasi pertambangan milik PT. Pacific Global Utama (PGU) dan PT Sriwijaya Bumi Priharum (SBP), rabu (2/12/2020).

Menurut Regan, dari kunjungan ini juga diketahui para perusahaan tambang umumnya berharap bisa bekerjasama dengan Perusda dengan prinsip saling menguntungkan.

“Mereka ingin ke depan Perusda sebagai salah satu badan usaha milik Pemkab Muara Enim bisa eksis. Untuk itu mereka pun membuka diri untuk kerjasama bisnis yang dapat membuat Perusda berkontribusi maksimal bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Muara Enim”, sebut Regan.

Dengan adanya respon positif ini, pihak PD. SPME pun telah menargetkan usaha suplai batubara yang akan dijalani tahun depan.

“Target pada 2021 kita bisa suplai batubara 1-2 juta ton per tahun. Ini cukup prospektif dan SDM (sumber daya manusia) Perusda SPME saat ini cukup baik sehingga kita optimis target ini bisa dicapai”, tegasnya.

Ditambahkan Regan, ada juga harapan yang disampaikan pihak PT PGU dan PT SBP dalam kunjungannya. Yakni, bagaimana agar kedua perusahaan tambang ini ke depan juga turut andil dalam pemenuhan pasokan batubara di PLTU Sumsel 8 mengingat lokasinya cukup berdekatan.

Menanggapi harapan tersebut, pihaknya akan membantu menjajaki kemungkinan kerjasama guna mensuplai batubara PLTU yang saat ini sedang tahap penyelesaian pembangunan tersebut.

“Peluang ini akan dijajaki terlebih dahulu dan mudah-mudahan bisa terwujud sehingga akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat”, ucap Regan.

Diketahui, kunjungan jajaran direksi PD. SPME ke lokasi tambang PT PGU disambut oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) Gultom dan sejumlah manajer. Sementara saat berkunjung ke area tambang PT SBP, jajaran Perusda dipandu oleh manajer enginer Kholil dan beberapa manajer lainnya.

Di lokasi tambang, pihak perusda menyaksikan dan mendapat penjelasan langsung terkait lokasi, aktivitas, produksi, dan cadangan batubara di kedua perusahaan ini. ( YG )

Publikasi : 3 Desember 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami