NKRI POST.

Berita Seputar NKRI

Kualitas Tenun Ikat KSM Biaberek Saatnya Tembus Pasar Mancanegara

SHARE ya:

NKRIPOST, KUNERU, NTT – Kelompok Swadaya masyarakat (KSM) kain tenun ikat suku kemak kelompok Melati dengan Mama Regina Sebagai Ketua Kelompok dan Mama Viktoria sebagai Ketua Kelompok Biaberek hari ini mendapat kunjungan dari Mrs Claudia tamu Warga Negara Asing Asal dari negeri kangguru Australia.

Setelah mengunjungi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kain tenun ikat Melati di Desa Sadi, Mrs Claudia melajutkan kunjungan ke KSM Biaberek di kuneru Kelurahan Manumutin Kecamatan Kota Atambua Belu NTT dengan Viktoria Nai Mau sebagai ketua kelompoknya.

Kelompok Swadaya masyarakat (KSM) Biaberek mulai berdiri sejak tahun 2009 dengan Viktoria Nai Mau sebagai ketua kelompok yang beranggotakan 15 orang anggota kelompok.

KSM yang sudah sebelas tahun berdiri ini memiliki prestasi yang patut di acungi jempol terkait semangat mama Viktoria Nai Mau sebagai ketua kelompok bersama anggota – anggota kelompoknya melestarikan salah satu warisan budaya, kain tenun ikat khas suku kemak ke seluruh pelosok negeri.

BERITA TERKAIT: Sering MengikutiPameran Di Kupang Juga Jakarta LSM Kain Tenun Ikat Kelompok Bieberek Sudah Saatnya Menembus Pasar Mancanegara

Loading...

KSM ini merupakan salah satu dari beberapa kelompok di Kabupaten Belu yang melestarikan kain tradisional tenun ini sudah pernah di kunjungi Mary Elka Pangestu sebagai Menteri Perdagangan serta Komjen Pol (Purn) Drs Gories Mere tahun 2012 lalu saat masih menjabat di Badan Narkotika Nasional.

Perjalanan 11 tahun Kelompok Swadaya Masyarakat Biaberek ini telah melalui sebuah proses panjang, sudah beberapa kali KSM ini mengikuti pameran baik di kupang, Jakarta maupun berbagai ekspo yang di selenggarakan oleh Pemda Kabupaten Belu.

Dalam Perjalanannya KSM ini mendapat bantuan dari Pemda Kabupaten Belu, serta selain mendapat bantuan dari Pemerintah KSM Biaberek ini juga mendapat pinjaman melalui KUR dari BNI seperti halnya saat ini KSM Biaberek mendapat pinjaman sebesar 50 Juta dari bank BNI

Selain sering mengikuti ekpo yang digelar Pemda Kabupaten Belu, Juga Pameran di Kupang dan Jakarta KSM ini juga telah memiliki tempat untuk menjual hasil tenunan kain tenun ikat sehingga hasil karya KSM Biaberek ini sudah tidak lagi diragukan dan sangat bagus terutama penggunaan pewarna alami.

Kualitas serta Pesona Kain tenun ikat suku kemak KSM Biaberek tidak diragukan sehingga mampu menghipnotis Mrs Claudia untuk datang dari Australia Ke Belu NTT menyaksikan secara langsung Cara membuat tenunan kain tenun ikat suku kemak.

Semoga dengan kunjungan Mrs Claudia Ke KSM Melati di Desa Sadi dan KSM Biaberek Kelurahan Manumutin ini dapat menjadi sebuah awal terosan baru  membawa Kain Tenun Ikat Suku Kemak ini menembus pasar Mancanegara.

Hal ini di ungkapkan Robinson Mau Koi usai mendampingi Mrs Claudia mengunjungi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kain tenun ikat kelompok melati di sadi dan Kelompok Biaberek, Kuneru Kota Atambua NTT, Sabtu 8 Februari 2020(**)

SHARE ya:
Loading...
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...
error: Content is protected !!