NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Korban Terseret Air Di Bahodopi Kembali Terjadi, Satu meninggal Dan Dua Di Rawat

BAGIKAN :
Korban Terseret Air

Nkripost, Bahodopi – Tiga Orang warga desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi menjadi korban terseret air gelombang laut pada J umat sore (3/7/2020), dan dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara rekannya saat ini dirawat di Puskesmas Bahodopi.

Satu di antaranya bocah umur 8 tahun dengan jenis kelamin perempuan bernama Musdalifah dan korban lainnya sementera di rawat di Puskesmas Bahodopi.

Menurut Kapolsek Bahodopi Iptu Zulhan.SH. Kondisi saat itu posisi air laut sedang surut. Saat itu Hawarni (21) tahun mengajak adiknya Musdalifah (8) tahun dan anak tetangganya Aulia 7 (tahun) ke pantai Desa Lalampu untuk mencari kepiting kecil untuk dipakai bermain.

Dari hasil kronologis kejadian kami simpulkan, bahwa awalnya Aulia tercebur ke palung air dan selanjutnya Hawarni menolong Aulia namun Musdalifa juga ikut membantu namun ia ikut tercebur ke tempat yang sama.

Selanjutnya Hamarni tidak bisa membantu adiknya karena dia menolong Aulia terlebih dahulu hingga selamat, lalu ia melihat adiknya telah terseret arus gelombang sekitar lima meter dari tempat kejadian awal dan ia tidak dapat menyelamatkan adiknya, ungkapnya.

Ia juga mengatakan, saat kejadian masyarakat sekitar lalampu turut serta membantu menyelamatkan ketiga Korban tersebut, namun hanya dua orang dinyatakan selamat dan Musdalifa ditemukan telah meninggal dunia di TKP.

Loading...

Jenazah korban di bawa ke Puskesmas Bahodopi Untuk di tangani tenaga medis namun dari pihak dokter Puskesmas menyatakan korban meninggal akibat kehabisan oksigen, katanya.

Atas kejadian tersebut anggota Polsek Bahodopi mendatangi Puskesmas Bahodopi untuk mengumpulkan keterangan saksi saksi selanjutnya korban di antar kerumah duka dijalan trans Bohodopi lorong SDN 1 Lalampu di dampingi oleh kedua orang tua korban bersama tiga orang anggota Polsek Bohodopi dengan menggunakan mobil ambulance puskesmas Bohodopi, pungkasnya.

Aulia dan Musdalifah diketahui masih duduk di bangku kelas dua Sekolah Dasar (SD)( */ Rhm)

Terbitkan Pada: 4 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami