KMRS-Jakarta Serukan Tolak Golput di Pilkada Sumut

Nkripost, Jakarta – Menuju 97 hari Pemilihan Kepala Daerah yang dilakukan serentak diberbagai daerah dimasa pandemi covid-19 membawa tantangan baru.

Kekhawatiran meningkatnya Golput mulai meningkat sebab tingkat penyebaran covid-19 yang semakin hari semakin meningkat, hal ini tentunya akan meningkatkan potensi kekhawatiran masyarakat mengenai kesehatan yang akan melakukan pemilihan kepala daerah serentak, meskipun pihak penyelenggara menyatakan akan menyiapkan konsep sedemikan rupa untuk persiapan pillaka disituasi pandemi saat ini, namun hal tersebut dinilai belum bisa meyakinkan masyarakat, jangankan untuk berpartisipasi dalam pilkada untuk belanja kebutuhan sehari-hari ke pasar saja saat ini orang masih berpikir berkali kali.
 
Disamping penyebaran covid-19 yang semakin meningkat, sosialisasi mengenai pemilu juga akan terhambat, mengingat terbatasnya kegiatan untuk melakukan pertemuan-pertemuan di tempat umum. Meskipun saat ini pihak penyelenggara gencar melakukan sosialisasi melalui media sosial, namun hal tersebut sebenarnya lebih menyasar kalangan milenial pada umumnya, sedangkan sebaliknya generasi bomber dinilai masih sulit didalam akses informasi melalui dunia digital, disamping itu juga faktor kesehatan akan menentukan seseorang bersedia untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepalada daerah masing-masing.
 
Komite Mahasiswa Rantau SUMUT Jakarta (KMRS-Jakarta) mencontohkan dikondisi normal Pilkada yang dilakukan dikota medan, angka partisipasi pemilih hanya mencapai 25,5%, selebih nya sebanyak 74,44% memilih golput atau tidak menggunakan hak pilihnya, terlebih disituasi pandemi dengan tingkat kelhawatiran masyarakat mengenai kesehatan semakin tinggi bisa jadi tinggkat partisipasi masyarakat hanya mencapai 20-15%, hal serupa juga tentunya kiranya akan terjadi didaerah-daerah yang melakukan pilkada serentak.
 
Ridho Sihombing Ketua Umum Komite Mahasiswa Rantau SUMUT Jakarta (KMRS-Jakarta) juga menyikapi hal tersebut serta menyatakan sikap tegas menolak Golput, hal ini merupakan uapaya mendorong agar masyarakat pada umumnya berperan aktif dalam pesta pimilihan kepala daerah dimasing-masing daerah. Khususnya pada daerah Sumatra Utara, KMRS mendorong seluruh anggota yang saat ini sedang berada didaerah masing masing untuk melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan  untuk menyampikan arti pentingnya pilkada serentak untuk menentukan nasib daerah 5 tahun kedepan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *