NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Ketum HMI Sinjai Sebut Keberpihakan Hamdan Zoelfa Mengacak-acak PB HMI

BAGIKAN :

SINJAI, – Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai, Andi Anis menaggapi pidato Hamdan Zoelfa, yang merupakan Presidium Majelis Nasional KAHMI, terkait adanya tekanan terhadap PB HMI.

Menurut Andi Anis, penyataan itu sangat keliru bagi kader HMI yang Masih berkecimpung di wilayah stuktur kepengurusan.

“KAHMI dan HMI merupakan suatu kelembagaan, masing-masing mempunyai struktural dan aturan tersendiri atau yang di sebut AD/ART. Jadi, tak perlu terlalu jauh masuk sampai ada tekanan/intervensi ke dalam internal PB HMI cuma karena hanya dengan bawa kepentingan pribadi saja”, tegasnya.

Seharusnya, kata Anis, para senior-senior yang tergabung dalam MN KAHMI lebih dewasa menyikapi konfilik yang terjadi di tubuh PB HMI serta mendukung dan menfasiliatasi dalam setiap kegiatan PB HMI bukan ikut dalam konflik internal PB HMI, malahan mempertontongkan sifat arogansinya kepada kader HMI.

Sebelumnya, Hamdan Zoelfa yang merupakan Presidium Majelis Nasional KAHMI menyampaikan pidatonya pada kegitan Rakornas II KAHMI di Kota Balikpapan Kalimantan Timur, Jum’at (30/08/2019) kemarin.

Anis meniliai, bahwa Hamdan Zoelva salah salah satu tokoh yang terlibat terpecahnya HMI tahun 1983 antara HMI DIPO dan MPO. Hamdan Zoelfa bersama Egi Sugiana mendirikan HMI MPO dengan asas Islam dan Harry Ashar Azis tetap kokoh mempertahankan asas pancasila yang lebih dikenal HMI DIPO.

Loading...

“Saya curiga keberpihakan Hamdan Zoelfa ikut mengacak acak PB HMI saat ini tujuannya hanya ingin membesarkan HMI MPO, kenapa demikian ?. Karna akhir-akhir ini terlalu jauh mengintervensi internal PB HMI Dipo yang arahnya merusak”, pungkas Anis.

Di sisi lain, pada perhelatan Munas KAHMI tahun 2017 yang lalu, Hamdan Zoelfa tidak pernah dilibatkan namanya dalam hasil Munas KAHMI.

Kamrusamad berhasil meraih 431 suara dari total 447 Majelis Wilayah dan Majelis Daerah KAHMI di seluruh indonesia. Dirinya berhasil mengungguli Ade komaruddin yang meraih 421 suara, Ahmad Riza Pratia (365 suara), Ahmad Dolly Kurnia (334 suara) dan Viva Yoga (331 suara), Harry Ashar Asis (326 suara), R. Sitti Zuhro (300 suara), Herman Khoeron (268 suara), dan sigit Pamungkas (257 suara).

Dari sembilan orang inilah yang melengkapi akan bersama-sama memimpin KAHMI yang diwujudkan dalam Presidium KAHMI Nasional.

“Sebaiknya alumni berhentilah memecah belah keluarga besar hijau hitam. Sebagai senior mestinya jadi teladan yang baik bukan malah menciptapkan kebencian bagi adik-adiknya”, tutup Anis.

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami