Kepala Desa Tidak Transparan, Di Duga Bangunan Fisik Gunakan DD/ADD Desa Sungai Bungo Kampar Kiri Terindikasi Korupsi

BAGIKAN :

Publikasi : 19 Januari 2020 by admin

Kampar Kiri – Desa Sungai Bungo Kec, Kampar kiri, Kab, Kampar Provinsi Riau, di duga tidak Tranparansi dan Terindikasi Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Hampir Keseluruhan Kegiatan Fisik Desa, tidak memiliki Papan Informasinya, Apalagi Batu Prasasti.

Informasi yang dikumpulkan dari Salah Seorang masyarakat yang vokal, tidak Ingin di Sebutkan namanya, saat tim media melakukan Investigasi lapangan di Desa tersebut, sebut saja (R) mengungkapkan “Semua Kegiatan Fisik Desa Tidak Bermutu (Asal jadi) Semenisasi yang di laksanakan Batunya tidak menyatu dengan Semennya dan Ketebalannya tidak sesuai Bestek, Begitu juga dengan kegiatan Pengerasan jalan, Hanya dipoles Saja” jelas R, saat tim media melakukan investasi lapangan Kamis 17/ 1/ 2020.

Tim media Menghubungi via hp Kepala Desa Sungai Bungo tersebut (Marzai) Untuk Penjelasan lanjut.

Marzai Mengatakan, “Semua Kegiatan Sudah selesai, Mengenai papan Informasi Sudah Hancur dan volume Kegiatan itu saya lupa” ujarnya.

Lebih lanjut Tim media mencoba untuk mempertanyakan copy Rencana Anggaran Bangunan (RAB), Kepala Desa Marzai mengatakan, ” Itu Dokumen Negara, harus membawa surat izin dari Inspektorat ” Jelas Marzai.

Ada apa dengan Inspektorat Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Jelas dalam Undang-Undang RI No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Menegaskan, Setiap kegiatan pemerintah harus bersifat terbuka (Wajib masyarakat mengetahuinya) juga dapat memperoleh dokumen salinan kegiatan yang dimaksud.

Sesuai hasil Investigasi lapangan tim media dan juga informasi dari Masyarakat Desa Sungai Bungo Kec.Kampar kiri hilir Kab. Kampar Provinsi Riau diduga Pelaksanaan Pengerjaan fisik di Desa Sungai Bungo, yang Diduga mengakibatkan adanya kerugian keuangan negara Pada Program Dana Desa tahun 2019. Pengerjaan fisik Desa yang Bersumber Dari Dana ADD/DD.

Di beberapa kegiatan,
Pembangunan Jalan Semenisasi Lingkungan/ Penimubunan Badan Jalan/ Posyandu/ Perpustakan Desa dan juga Pembangunan Rumah Singgah Pemakaman.

Tim Media ini juga menyampaikan Hasil Investasi lapangannya Kepada Ketua LSM Budiman, SH via Selulernya.

Budiman,SH menerangkan “Jika Seperti itu Pelaksanaan Pekerjaan fisik Desa Sungai Bungo Dinilai tidak tepat sasaran, adanya dugaan terjadi Pemangkasan volume, sehingga Fakta dilapangan tidak memenuhi standar jutek, Seperti pada Pengerjaan Pembangunan Jalan Semenisasi, jika ditemukan adanya Dugaan ketebalan bervariasi, Sudah tentu mutunya sangat mengkwatirkan, dan tidak bisa bertahan lama.

Begitu juga Pada Pekerjaan Penimbunan jalan, Diduga bobot yang sudah dilaksanakan dilapangan tidak sesuai dengan spek/ bestek.”Jelasnya.***[S.Rianto]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami