Kapolrestabes Makassar Terima Kunjung Sejumlah Serikat Buruh Jelang May Day

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan terima kunjungan sejumlah kelompok serikat buruh, Kamis (23/4/2020).

MAKASSAR, NKRIPOST.COM –  Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan menerima audiensi sejumlah kelompok buruh membahas terkait rencana aksi unjuk rasa pada 30 April dan 01 Mei 2020 mendatang.

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Makassar didampingi Wakapolrestabes AKBP AKBP Asep Marcel Suherman SIK, Wakasat Intelkam Kompol Muh.Idris SH MH, dan Kanit IV Intelkam Iptu Erwin Amran S.sos.

Loading...

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulsel, Andi Mallanti mengaku jika pihak diberikan instruksi oleh pimpinan nasional untuk menggelar aksi unjuk rasa penolakan RUU Omnibus Law.

“Ini perintah langsung dari pusat. Ada 3 federasi. Makanya kami lakukan audiensi dengan pihak Polrestabes Makassar,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Menurutnya, ketikan UU Omnibus Law diterapkan pemerintah, maka akan merugikan kaum buruh. “ Kecuali cluster ketenagakerjaan dikeluarkan dari pembahasan omnibus law,” jelasnya.

Namun saat ini Indonesia dilanda wabah Covid-19, pihaknya berupaya selalu mengikuti imbauan pemerintah.

“Kami meminta pihak Polrestabes Makassar agar menyampaikan tuntutan kami Walikota dan Gubernur Sulsel bahwa dengan tegas kami menolak UU Omnibus Law,” tuturnya.

Selai itu, Andi Mantalli pun mengaku di tengah pandemi Covid-19, pihaknya juga melakukan berbagai aksi sosial peduli terhadap dampak virus Corona.

Loading...

“May Day kami rencananya bakal gelar bakti sosial, kami harap Polrestabes memfasilitasi. Untuk rencana aksi kami tidak akan turun. Kami tetap mengikuti SOP dan imbauan pemerintah,”

Pada pertemuan itu turut hadir perwakilan sejumlah kelompok serikat buruh, diantaranya Basri Abbas (Ketua KSPSI), Andi Mallanti (Ketua KSBSI), Nasir (KSPI), Agus Toding (Ketua GSBMI), Noval (FPBN), Abd Muis, SH Sekertaris KSPSI, Kurniawan (Ketua Kamiparho), Saharudddin (Ketua KAHUTINDO), Salim (Ketua KSN Nasional).

Menanggapi pemintaan sejumlah serikat buruh, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan mengatakan bahwa tak ada izin melakukan perkumpulan yang melibatkan orang banyak.

“Kalau soal aksi unjuk rasa kami tak izinkan. Saat ini kami melakukan physical Distancing dan sosial distancing.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan terus meningkat. “Dari hari ke hari terjadi peningkatan orang yang terpapar Covid-19,” katanya.

Saat ini dilakukan ujicoba PSBB dan besok tanggal 24 April 2020 akan diberlakukan PSBB sampai tanggal 7 Mei 2020 dan akan dilaksanakan sesuai aturan.

“Kami mengharapakan agar situasi tetap kondusif. Meminta bantuan kepada serikat buruh untuk melakukan pembatasan- pembatasan pada saat melakukan kegiatan seperti kegiatan bakti Sosial,” tegasnya.

Terkait UU Omnibus Law, Yudhiawan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) kota Makassar untuk disampaikan kepada Walikota Makassar terkait agenda aksi dan tuntutan.

“Dinas tenaga kerja harus tetap memperhatikan pekerja dan bekerja sama dengan dinas sosial,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *