Kapolres Malaka: Tak Ada Toleransi Pada Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan

Aksi Damai Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AM ProDem) Kefamenanu

Nkripost, Malaka – Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi (AM ProDem) Kefamenanu gelarkan aksi damai yang bertempat di Wilayah Kota Betun, Desa Wahali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka Provinsi NTT. Gerakan ini bertujuan menuntut Polres Malaka untuk segara usut tuntas tindak pidana kekerasan oleh oknum – oknum kepada wartawan Malaka Bojes Seran gardamalaka.com. Senin ( 19/10/2020) siang

Dalam orasi politik Ketua GEMMA Kefa (Arjun Bria) menyampaikan bahwa, hajatan politik pilkada malaka harus demokratis yaitu saling menghargai dan memilih pemimpin baru bukan untuk saling memusuhi dan membenci satu sama lain apalagi menciptakan tindakan – tindakan anarkis dan kriminal terhadap sesama.

“Demokrasi di Malaka melampaui dari esensinya. Hajatan Pesta demokrasi Pilkada Malaka 2020, seakan-akan dikoyak-Koyak, Dicabik- Cabik dan diporak-Porakan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab yang berujung anarkis dan kriminal terhadap Wartwan – wartawan Malaka”, kata dalam orasi politiknya

Baca Juga: Polres Malaka Segera Panggil Tiga Pelaku Diduga Pengeroyok Wartawan Malaka

Tambahnya, apabila dalam waktu dekat tidak ada penahanan dan penindakan terhadap tiga orang yang diduga sebagai pelaku ini maka kami akan turun untuk melakukan demo (aksi) besar- besaran pada tanggal 28 Oktober yang akan mendatang.

Kapolres Malaka AKBP Albert Neno (Foto: Pos Kupang)

Setelah itu Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, dihadapan para peserta Aksi menyatakan bahwa telah mengeluarkan surat pemanggilan kepada tiga orang terduga tindak pidana kekerasan terhadap Wartawan Gardamalaka.com dan segara proses penyidikan dan penyelidikan

“Saya tidak akan toleransi dengan siapapun dan saya akan menindak dengan tegas kepada setiap orang yang melakukan tindakan pidana kekerasan kepada masyarakat apalagi terhadap seorang Wartawan di wilayah hukum Polres Malaka. Tindakan ini mencoreng demokrasi dalam hajatan politik pilkada malaka 2020, jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak ada toleransi dengan siapapun dan saya akan tindak dengan tegas siapapun pelakunya”, bebernya

Loading...

Lanjut Polres Malaka, Barang bukti berupa video sudah diserahkan ke penyidik kemarin, Minggu (18/10/2020), dan sudah ada keterangan terhadap saksi korban dan tiga orang saksi korban lainnya dan tinggal surat Keterangan Visum et Repertumbdari Rumah Sakit penyangga perbatasan (RSPP) Betun. Dan kita sampaikan bahwa pihak polres sudah mengirim surat panggilan untuk tiga orang yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap wartwan malaka.

Berikut Pernyataan sikap AM Prodem Kefa pada Aksi Tersebut.

1. Mengutuk Keras pelaku yg diduga melakukan tindakan anarkis dan Kriminal terhadap Wartawan GardaMalaka.com.
2. Mendukung penuh pihak Polres Malaka untuk memproses dan menangkap pelaku dan menghimbau kepda masyarakat malaka untuk mewujudkan pilkada Damai dan Demokratis (Fren Klau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *