Kapolda Sumsel Dicopot? Jawaban Jenderal Argo Mengejutkan

ISU soal pencopotan atau mutasi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri terkait dengan sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio ditanggapi menohok oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Seperti diketahui, sumbangan yang awalnya ingin diperuntukan guna penanganan Covid-19 tersebut ternyata saat hendak mencairkan ke Bank, saldo tidak mencukupi.

Terkait dengan pencopotan, menurut Jenderal Argo Yuwono, Korps Bhayangkara memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Mengenai pencopotan maupun rotasi, itu ada SOP, ada aturannya,” ucap Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat 20 Agustus 2021.

Dalam prosesnya, aparat telah memeriksa lima orang saksi dan akan meminta keterangan dari ahli terkait.

Disisi lain, Argo mengungkapkan, tim internal Mabes Polri yang terdiri dari Propam Polri dan Itwasum Polri rampung melakukan pemeriksaan terhadap Kapolda Sumatera Selatan.

Loading...

Kata Argo, saat ini tim internal sedang menyusun laporan hasil dari klarifikasi terhadap Kapolda Sumsel.

Nantinya, berkas itu akan disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Tentunya, ini semua kami harus mengetahui nanti bagaimana hasil daripada kegiatan Itwasum dan Propam ini setelah diajukan ke Pak Kapolri. Ini masih dalam proses pembuatan,” ujar Argo.

Loading...

Sebelumnya, Kapolda Sumsel telah meminta maaf kepada masyarakat RI karena kegaduhan sumbangan tersebut terjadi akibat kurang hati-hati.

(NKRIPOST/Reqnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *