Kakek 75 Tahun Ini Dihukum Mati, Kasusnya Berat

Kakek 75 Tahun Ini Dihukum Mati, Kasusnya Berat

27 Juli 2021 0 By Tim Redaksi


MAHKAMAH Agung (MA) putuskan vonis hukuman mati terhadap seorang kakek berusia 75 tahun atas kasus peredaran narkotika, Senin (26/7/2021).

Isnardi yang merupakan warga Dusun Pasar Lebar, Desa Securai Utara, Babalan, sehari-harinya bekerja sebagai buruh.

Tertangkapnya Isnardi pada Agustus tahun 2019 lalu berawal pemilik sabu AD meminta dirinya untuk membawa sabu seberat 70 kilogram dari Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat menuju Tebing Tinggi.

Loading...

Menumpangi mobil pick up Daihatsu Grandmax BK 8025 PK, Isnardi mengajak rekannya Ali (54) warga Desa Sei Bilah Timur, Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

70 kilogram sabu tersebut disembunyikan ke dalam tiga ban mobil, 200 juta rupiah siap menanti Isnardi jika barang tersebut sampai ke tempat tujuan.

Namun keduanya lebih dulu dibekuk oleh petugas Ditresnarkoba Polda Sumut di Jalan Megawati, Binjai Timur.

Hukuman yang dijatuhkan oleh Mahkamah Agung tersebut sejalan dengan putusan Majelis Tinggi dan Pengadilan Tingkat Pertama. Keduanya diadili secara terpisah.

Sebelumnya, pada tanggal 23 Maret 2020, Isnardi telah dijatuhkan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Binjai.

Putusan tersebut juga dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Medan pada 20 Mei 2020 lalu.

“Bahwa pertimbangan hukum majelis hakim tingkat pertama yang menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara jual beli narkotika golongan I,” ujar Majelis Tinggi yang diketuai oleh Sahman Girsang.

Isnardi yang sehari-harinya menggembala dua ekor lembu milik orang lain untuk menyambung hidupnya dihari tua berupaya mengajukan kasasi, namun hakim menolak permintaan tersebut.

Upaya pendamping hukum Isnardi pun untuk meminta keringanan dengan alasan usia, istri dan cucu yang dalam tanggungan, perbuatan pertama kali dilakukan serta kondisinya yang sakit-sakitan ditolak hakim, mulai dari PN, PT hingga MA.


(NKRIPOST/Kabarmedan)