Kades Numponi Malaka : Jangan Takut Berlebihan Dengan Virus Corona

BAGIKAN :
Alfons Yan Molo, Kades Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, NTT.

Malaka, NKRIPOST – Antisipasi menularnya Covid-19 atau lebih populer dinamai Corona Virus mulai memasuki wilayah Negara Republik Indonesia. Dampak penularan virus ini juga terasa hingga provinsi paling selatan Indonesia, Nusa Tenggara Timur. Hingga kini, data yang berhasil diinput, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, ada 41 orang dalam pantauan Covid-19 ini.

Terkait hal itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat juga sudah memerintahkan untuk meliburkan semua sekolah dan kantor di seluruh NTT.

Menyikapi hal itu,Bupati Malaka per tanggal 20 Maret 2020, juga meliburkan semua sekolah di Malaka dan membatasi para staf ASN yang berkantor.

Antisipasi penularan Covid-19 ini juga disikapi oleh Kades Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Alfons Yan Molo. Menurut Alfons, Virus corona ini harus dilawan dan itu kembali pada pribadi masing – masing dengan ketegasan dari Pemerintahan setempat. Untuk wilayahnya,Alfons yakin bahwa Covid-19 ini tidak akan sampai di desanya.

” Kita antisipasi dengan tetap diam dirumah dan jangan berpergian ke mana – mana. Hindari kerumunan banyak orang dan kontak fisik dengan orang asing. Jaga kebugaran dan kebersihan tubuh. Jika ini dilakukan,saya yakin desa ini dan Kabupaten Malaka seluruhnya akan bebas dari Covid-19 ini,” tutur Kades muda ini kepada wartawan, Sabtu (21/03/2020).

Kades Numponi juga menghimbau untuk tetap waspada dengan banyak berdoa dan jangan panik.

” Virus Corona yang sesungguhnya adalah rasa takut dan kwatir. Kita tidak boleh panik dengan adanya virus Corona yang harus kita buat adalah berperilaku hidup sehat,berdoa dan bekerja.Jika rasa takut kita berlebihan, maka daya tahan tubuh menurun. Nah jika daya tahan tubuh menurun, maka virus itu akan gampang masuk menyerang kita,” tambah Kades Alfons.

Sekilas info, sejauh ini Kabupaten Malaka baru ada satu pasien PDP (Pasien Dalam Pengwasan) Covid-19. Informasi yang berhasil dihimpun, pasien tersebut sudah dirujuk ke Kupang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
(Chiren Morgan).

Publikasi : 21 Maret 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami