JURNALIS: Jika Berhasil Tidak Dipuji, Gagal Dicaci Maki, Hilang Tak Dicari

Ilustrasi

NKRIPOST.COM, JEPARA – Kontrol sosial merupakan salah satu fungsi media, sehingga Kita memang harus kritis dengan berita apapun. Agar tidak terjebak terlalu percaya dengan berita yang salah.

Semakin sedikit media masa yang akurasinya bisa dipercaya. Check and recheck banyak diabaikan. Cover both side tak dipedulikan. Netralitas dilupakan. Obyektivitas ditinggalkan. Mengejar click bait dan banyak dishare. Makin sulit bedakan mana media abal abal, dan mana media benaran.

Kalau berita hanya dipakai untuk menyenangkan para pembenci, maka jurnalisme semacam itu gagal menyampaikan kebenaran. Media yang tidak berkomitmen pada kebenaran tidak hanya melanggar etika tapi mereka tidak layak menyandang predikat sebagai insan pers.

Banyak media kesulitan bisnis karena disusupi teknologi yang mengubah pola komunikasi dan konsumsi informasi. Saat keadaan sulit datang pandemi, hidup jadi setengah mati. Maka berbagai cara dilakukan supaya survive, termasuk pakai jurnalisme click bait berbasis ludah atau kata orang. Ini yang merusak nilai moral jurnalistik di indonesia, jurnalistik berbasis ludah.

Sahabat Jurnalis, Teruslah menyuarakan kejujuran, Prestasi dan wan prestasi seluruh negeri. Jangan bias kepentingan.
Menyebunyikan banyak hal yang harus diperbaiki. Keterbatasan. Limitation and the achievements

NKRIPOST – Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *