Kategori
EDITORIAL POLITIK & HUKUM

Jambi Gelar Pilkada, Advokat Juga Pimpinan LBH dan LSM RUDAL Indonesia Noveldi Mulai Dilirik

BAGIKAN :
Noveldi Putra Pratama SH

JAKARTA – Perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 Provinsi Jambi segera digelar. Sejumlah parpol besar pun mulai memunculkan figur calon Gubernur (cagub) dan calon Wakil Gubernur (cawagub).

Diketahui, parpol besar yang sudah memunculkan nama-nama cagub dan cawagub adalah PDIP, Golkar, PAN dan juga terdapat dari jalur independen.

Dari berbagai sumber yang diperoleh, figur calon yang akan ikut meramaikan bursa pilkada tersebut yakni salah satu pengusaha terkemuka di Jambi dan sekaligus pengacara berbakat putra daerah Jambi, yang juga merupakan Pimpinan LBH dan LSM Reformasi Untuk Keadilan (Rudal Indonesia) Noveldi Putra Pratama SH.

“Kita lihat ke depan aja. Kalau saya pribadi belum menyatakan sikap. Namun dirinya juga tidak menolak apabila masyarakat Provinsi Jambi menginginkannya,” ungkap Ketum Rudal Indonesia, Noveldi, Senin (6/1/2020).

Nama Noveldi pun termasuk paling di perhitungkan di Jambi. Kendati demikian Noveldi tak ingin berbicara banyak terkait informasi tersebut.

Bahkan mengenai partai yang mengusung Noveldi juga masih bungkam. Dia juga mengatakan yang terpenting Jambi lebih maju lagi dan terbebas dari korupsi.

Untuk diketahui, sebelumnya PDIP memunculkan nama Safrial Siregar (Bupati Tanjungjabung Timur) menjadi cagub – cawagub Jambi, Golkar memunculkan nama Syarif Fasha (Wali Kota Jambi), dan PAN memunculkan nama Ratu Munawaroh (istri mantan gubernur Jambi dua periode, Zulkifli Nurdin).

Nama-nama cagub yang dimunculkan parpol tersebut juga sama-sama menyatakan kesiapan maju pada pilkada serentak 2020.

Noveldi juga mengatakan, pihaknya mendukung dan memberi kesempatan sosialisasi kepada nama-nama yang disusulkan menjadi cagub dan cawagub Jambi. Sosialisasi tersebut penting agar masyarakat Jambi mengenal lebih dekat sosok cagub.

“Kami mempersilakan figur-figur yang kini muncul menjadi cagub dan cawagub Jambi melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih dikenal. Namun kesempatan yang kami berikan kepada figur yang namanya kini mencuat menjadi cagub – cawagub sudah pasti ditetapkan partai jadi cagub-cawagub nanti. Peluang tetap terbuka bagi figur lain yang ingin jadi cagub dan cawagub Jambi nanti,” katanya.

Sementara itu, Safrial Siregar mengatakan siap menjadi cagub Jambi dan bersaing di pilkada serentak 2020 nanti. Dia optimistis bisa maju berpeluang di pilkada dengan melihat dukungan masyarakat yang terus meningkat.

“Saya optimistis dan siap maju menjadi cagub pada Pilkada Serentak 2020 jika rakyat mendukung. Jika masyarakat Jambi memberikan dukungan penuh, saya siap mengemban amanah menjadi Gubernur Jambi,” ungkap Safrial

Secara terpisah, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha juga menyatakan kesiapannya maju menjadi cagub pada pilkada serentak 2020 mendatang. Syarif Fasha yang kini menjadi Wali Kota Jambi periode kedua mengatakan sudah mendapat dukungan Golkar dan beberapa parpol lain untuk maju menjadi cagub pada pilkada serentak 2020 nanti.

Namun Syarif Fasha masih mempertimbangkan keikutsertaan pada kontestasi pilkada serentak nanti karena saat ini dia baru menjalani tahun kedua sebagai Wali Kota Jambi.

“Mamang banyak dukungan dan usulan agar saya mencalonkan diri menjadi Gubernur Jambi. Tetapi saya masih menunggu ketentuan hasil revisi Undang-undang (UU) pilkada apakah bisa menjadi cagub karena baru menjabat Wali Kota Jambi periode kedua ini dua tahun,” katanya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Jambi, Ja’far Ahmad mengatakan, cukup banyak figur potensial yang bakal maju menjadi cagub dan cawagub Jambi pada pilkada serentak 2020 nanti.

Figur tersebut antara lain, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN Jambi, H Bakri yang sudah dua kali menjadi anggota DPR RI, Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto yang pernah menjadi cagub Jambi dan dua kali menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi dan Hasan Basri Agus, mantan Gubernur Jambi yang lolos menjadi anggota DPR RI pada Pemilu Serentak 2019.

Kemudian masih ada lagi, Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS dan calon petahana Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Terakhir Noveldi Putra Pratama mencuat karena popularitas dari pengusaha dan advokat yang terakhir sangat di perhitungkan, Noveldi di nilai memiliki massa yang banyak di Jambi.

“Menurut pengamatan saya, ada tiga calon kuat untuk calon gubernur Jambi pada pilkada serentak 2020 nanti. Mereka adalah Hasan Basri Agus, mantan gubernur Jambi dan menjadi anggota terpilih DPR melalui Pemilu 2019, Syarif Fasha yang menjadi Wali Kota Jambi dua periode, serta Kapolda Jambi Muchlis AS,” katanya.

Terakhir Noveldi pun di tanya tidak terlalu berambisi. Karena masih terlalu dini. (TIM JI)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *