Kategori
NUSANTARA

Istilah Honorer, Pegawai Tidak Tetap, Pegawai non PNS di Seluruh Instansi Segera Akan Hilang

BAGIKAN :

NKRIPOST, JAKARTA – Menteri PAN-RB telah menSahkan bahwa Tenaga Honorer Dihapus, melalui hasil sidang DPR RI Pemerintah Wajib Menyelesaikan dan segera mengangkat CPNS atau PPPK
21/01/2020

Dari hasil rapat kerja antara Komisi II DPR RI, dan Menteri Tjahjo Kumolo MenPAN RB, dan Bima Haria Wibisana (BKN) bersepakat tidak ada lagi istilah honorer, pegawai tidak tetap, pegawai non PNS di seluruh instansi pemerintah pusat maupun tingkat Daerah

Dengan adanya Kesepakatan tersebut dituangkan dalam suatu kesimpulan rapat kerja (raker) Komisi II DPR RI dengan pemeritah, senin kemarin (20/01.2020).

Agenda Raker Komisi II Bersama
MenPAN RB Soal Revisi UU ASN, Akankah Menghasilkan Kesepakatan? Bahas Nasib Tenaga Honorer, MenPAN RB Bekunjung ke Mendikbud dan Menkeu Sri Mulyani

“Poin dua, tak ada lagi namanya tenaga honorer, pegawai non PNS, pegawai tidak tetap di instansi pemerintah ya.

Yang ada hanya PNS dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Sepakat semua,” ucap Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo saat memimpin rapat.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab kompak seluruh peserta raker. Politikus PDIP menyampaikan, dengan tidak adanya honorer dan istilah lainnya tentu otomatis pemeritah wajib menyelesaikan masalah tersebut. Apakah akan diangkat PNS atau PPPK.

Hingga akhirnya Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk honorer dan lain-lainnya itu,” tandasnya.

Hal yang sama Hugua, anggota Komisi II DPR RI kembali mendesak pemerintah untuk segera mengangkat honorer K2 menjadi PNS. Tidak usah banyak pertimbangan karena sejatinya sudah kuat dasar hukumnya.

“Kalau yang lain-lain itu mungkin harus dicarikan solusinya tetapi honorer K2 sudah jelas kok. Tinggal kemauan pemerintah saja yang ditunggu,” tegas mantan bupati Wakatobi ini.

Dia menyebutkan, jumlah honorer K2 tinggal 300an ribu, jadi lebih mudah diselesaikan.

Sedangkan bila digabungkan dengan lainnya jumlahnya tidak hanya jutaan tetapi bisa puluhan juta karena sampai saat ini perekrutan pegawai nonPNS masih terus berlangsung.”tuturnya” Selasa 21/01/2020

Editor : Zulkarnain
NKRIPOST -Media.GroupNasional@2020
Jakarta.Nkripost.Com
Indonesia-Jakarta.

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *