Isak Tangis Akan Ketidakadilan, Warnai Pembongkaran Sejumlah Rumah Warga Untuk Dibangun Pasar

Nkripost, Muara Enim – Pembongkaran rumah yang berdampak pada 11 rumah yang akan dipergunakan menjadi pasar di Desa Dalam Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim menuai kritik dari masyarakat yang rumahnya dibongkar.

Terkait dengan rencananya pembongkaran rumah warga yang akan dijadikan pasar didesa Dalam tersebut, anggota DPRD Muara Enim Subahan, S,Sos langsung tinjau lokasi rumah warga yang akan dibongkar untuk dijadikan pasar didesa Dalam kabupaten Muara Enim, jumat (13/11/20).

Dahlan salah satu warga yang rumah nya dibongkar mengatakan kepada awak media “kami memang sudah mendapatkan surat dari Pemerintah Desa untuk pembongkaran di bulan Oktober lalu dan sebenarnya siap membongkar bangunan tetapi kami diminta ukur ulang, memang luas lahan 5.500 meter persegi milik Pemdes”

“Harapan kami ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim atau Pemdes setelah dilakukan pembongkaran, karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kami susah” arap Dahlan.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu warga Ibu Umira mengatakan kepada awak media “saya sangat mengharapkan sekali dilahan yang luasnya 5.500 meter persegi itu seandainya kalau mau dibongkar ya dibongkar semua rumah nya jangan pilih-pilih jadi kami merasa adil”

“Jangan mentang-mentang kami orang tidak punya lantas rumah kami orang yang tidak punya yang hanya dibongkar sedangkan rumah yang lainnya tidak dibongkar”

Loading...

Lanjut Ibu Umira ” kami sangat mengharapkan keadilan kalau memang rumah yang harus dibongkar seluas lahan 5.500 meter persegi ya dibongkar semua tanpa ada pilih-pilih supaya kami merasa adil serta rumah-rumah yang dibangun diatas tanah PKK atau pemdes semua harus dibongkar yang luasnya 5.500 meter persegi jadi kami merasa adil” kata Ibu Umira kepada awak media sambil menangis sedih.

Kemudian penjelasan Pemerintah Desa melalui Sekretaris Desa Dusun Dalam Judin, dari 11 rumah tinggal 7 Rumah digusur dikarenakan awalnya tanah ini milik PKK yang merupakan aset Pemerintah Desa.

“Lahan yang tersebut nantinya akan dipergunakan parkir pasar di Desa Dalam kampung 7, dimana untuk Gedung pasarnya sudah dibangun pada tahun 2019 lalu,” jelasnya

Loading...

Lanjutnya, pada tahun 2018 lalu telah rapat bersama dihadiri aparat Desa, Kecamatan, warga dan lainnya, terkait kompensasi sepakat sejak 2018 memang tidak ada bantuan kompensasi terkait lahan desa yang dipergunakan masyarakat,” tutupnya

Sementara itu Subahan,.S.Sos anggota DPRD Muara Enim Komisi IV yang langsung meninjau lokasi pembuatan pasar tersebut mengatakan “meminta kebijakan Pemdes Desa Dalam kecamatan Belimbing dan untuk memberikan bantuan pembongkaran, dimana kita ketahui dengan kondisi pandemi seperti ini ekonomi sedang lesu sangat berdampak bagi warga masyarakat rumahnya dibongkar”

“Warga yang digusur ini adalah warga tidak mampu dan warga ini bingung setelah dibongkar nantinya warga tersebut mau pindah kemana, saya berharap kiranya perusahaan didekat wilayah desa ini agar kiranya dapat membantu warga yang belum ada tempat tinggal,” jelas Subahan, S,Sos.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa antara Pemdes dan warga sebenarnya sudah mediasi beberapa waktu lalu tetapi warga masih keluhkan masalah kejelasan besarnya ukuran lahan dan warga meminta juga bangunan yang menempati lahan tersebut digusur tanpa terkecuali” pungksa Subahan, S.Sos. (YG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *