Ir. Soekarno, dan Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari Adalah Anugerah Bagi Bangsa Indonesia

Ir. Soekarno, dan Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari Adalah Anugerah Bagi Bangsa Indonesia

13 Mei 2021 0 By NKRI POST

Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari Dan Ir. Soekarno

NKRIPOST.COM, JEPARA – Fitri yang Kuinginkan Adalah Kemenangan Bersama Sebagai Wujud Toleransi yang Tertuangkan Dalam ideologi yang berfalsafah Pancasila dalam sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa untuk wujudkan perdamaian seantero nusantara dan dunia.

Pada Idul Fitri tahun ini, 1442 H, tepat pada tanggal 13 Mei 2021, adalah hari yang istimewa bagi seluruh umat beragama yang memeluknya. Mengapa?? Karena bertepatan pada hari Kemenangan Umat Muslim, pada hari ini juga adalah hari Kenaikan Isa Almasih yang diperingati oleh umat Kristiani.

Loading...

Yang ada di benakku, dengan kesepakatan tokoh-tokoh elemen pendiri bangsa ini, dari semua tokoh agama dan tidak terkecuali yang sama sama berjuang memerdekakan bangsa ini dengan gotong royong tak kenal lelah yang tak membedakan suku Ras atau gologan tertentu saat itu karena kita bagian yang tak terpisahkan, Ungkap kesepakatan itu di buat oleh (Soekarno, Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari pendiri NU, dan tokoh-tokoh sebelumnya),
ideologi itu kusepakati bersama agar terwujud toleransi yang sebenar-benarnya hingga terkukuh nama Pancasila sebagai Falsafah Bangsa ini,

(Ir. Soekarno, Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ar) anugerah dari Tuhan Sang Pencipta Alam untuk mewujudkan perdamaian dunia seantero nusantara dan seantero jagat tanpa terkecuali. Di pasal falsafah itu yaitu Pancasila di sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Hari ini, sudah kupikirkan akan terjadi hingga pemuda penerus bangsa ini bisa tau bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa adalah untuk mewujutkan kehidupan yang memegang teguh toleransi atar sesama seimbang untuk mewujudkan perdamaian dunia seantero nusantara tidak terkecuali, sebaliknya, jika sila pertama itu bukan Ketuhanan Yang Maha Esa yang di sepakati maka akan sebaliknya, tidak akan terwujud seperti contoh kecil hari ini, bahwa toleransi kerukunan antar umat beragama itu kuwariskan kepadamu, kepada jiwa-jiwa penerusku, untuk bangsa dan negara Indonesia dari sabang sampai merauke hingga seantero nusantara.

Dari dulu faham-faham radikalisme itu sudah ada dan dialah selalu berselisih faham bahwa nusantara ini ingin dikuasai faham-faham radikal itu hingga kami (Ir. Soekarno dan Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari) mewujudkan ideologi Pancasila yang sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang isinya toleransi wujudkan perdamaian yang tidak mengurangi hak antar sesama.

Pesanku (Ir. Soekarno dan Hadratussysihk Kiai Hasyim Asy’ari), dan tokoh-tokoh lain sebelumku juga berpesan kepadaku, dan berpesan untuk penerusku, eratkan toleransi itu hingga fitri itu tercapai hingga Pancasila itu terwujud dengan bersandar pada Bhinneka Tunggal Ika, walaupun kita berbeda tetap satu.***

NkriPost – Purnomo.