Ini Total Kekayaan KSAD Jenderal Andika Perkasa, Wow

2 Juli 2021 0 By Tim Redaksi

DAFTAR kekayaan Jenderal Andika Perkasa akhirnya terungkap setelah sempat jadi tanda tanya publik.

Diketahui, Jenderal Andika Perkasa dan pimpinan matra laut, Laksamana Yudo Margono jadi sorotan dalam bursa calon Panglima TNI.

Mereka diprediksi menjadi calon kuat pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun akhir tahun 2021 ini.

Loading...

Biodata, perjalanan karier hingga harta kekayaan Jenderal Andika Perkasa dan Laksamana Yudo Margono sontak jadi sorotan publik.

Namun, harta kekayaan Jenderal Andika Perkasa sempat menjadi misteri.

Kepala Staf Angkatan Darat tersebut ternyata belum melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut pantauan, Jenderal Andika Perkasa akhirnya telah melaporkan harta kekayaannya kepada KPK tertanggal 20 Juni 2021.

Melansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, Jenderal Andika Perkasa memiliki total kekayaan Rp 179.996.172.019

Berikut rinciannya.

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 38.164.250.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 460 m2/460 m2 di KOTA JAKARTA TIMUR , HIBAH TANPA AKTA Rp. 340.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/300 m2 di SLEMAN, HIBAH TANPA AKTA Rp. 1.500.000.000

3. Bangunan Seluas 84 m2 di KOTA JAKARTA PUSAT , HIBAH TANPA AKTA Rp. 700.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 340 m2/340 m2 di CIANJUR, HIBAH TANPA AKTA Rp. 150.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 435 m2/435 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HIBAH TANPA AKTA Rp. 4.500.000.000

6. Bangunan Seluas 32 m2 di SLEMAN, HIBAH TANPA AKTA Rp. 575.000.000

7. Bangunan Seluas 76 m2 di ALLEN STREET PYRMONT NSW, AUSTRALIA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 1.500.000.000

8. Bangunan Seluas 32 m2 di SLEMAN, HIBAH TANPA AKTA Rp. 500.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 450 m2/450 m2 di KOTA SURABAYA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 10.537.250.000

10. Tanah Seluas 490 m2 di BOGOR, HIBAH TANPA AKTA Rp. 362.000.000

11. Tanah Seluas 490 m2 di BOGOR, HIBAH TANPA AKTA Rp. 362.000.000

12. Tanah Seluas 490 m2 di BOGOR, HIBAH TANPA AKTA 362.000.000

13. Tanah Seluas 788 m2 di BOGOR, HIBAH TANPA AKTA Rp. 582.000.000

14. Tanah Seluas 2950 m2 di TABANAN, HIBAH TANPA AKTA Rp. 201.000.000

15. Tanah Seluas 566 m2 di KOTA BANDAR LAMPUNG , HIBAH TANPA AKTA Rp. 35.000.000

16. Tanah Seluas 1000 m2 di BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

Loading...

17. Tanah Seluas 1145 m2 di BANTUL, HIBAH TANPA AKTA Rp. 458.000.000

18. Tanah dan Bangunan Seluas 2223 m2/2736 m2 di 7801 CADBURY AVENUE POTOMAC MD 20854, USA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 4.500.000.000

19. Tanah dan Bangunan Seluas 4875 m2/4832 m2 di 5001 CEDAR CROFT LANE BETHESDA MD 20814 USA, USA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 5.000.000.000

20. Tanah dan Bangunan Seluas 6248 m2/6248 m2 di 9 ALLOWAY COURT POTOMAC MD 20854 USA, USA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 5.500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 2.600.000.000

1. MOBIL, LANDROVER SPORT 3.0 V 6 AT Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000

2. MOBIL, MERCEDES BENZ SPRINTER 315 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 1.800.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 10.100.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 2.146.000.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 126.985.922.019

HUTANG Rp. —-

TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 179.996.172.019

Calon kuat panglima TNI

Diketahui, Jenderal Andika Perkasa dinilai cocok menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hal ini diungkap oleh Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Effendi Simbolon.

Effendi Simbolon memperkirakan, Jenderal Andika Perkasa tepat untuk menjadi penerus Marsekal Hadi.

Selain punya prestasi akademik, Jenderal Andika Perkasa juga memiliki background operasi teritorial yang dibutuhkan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Di hadapkan pada tugas pokok tupoksi TNI saat ini dan ke depan memang ada saatnya kita ingin menempatkan Panglima yang punya background operasi teritorial,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel ‘Politikus PDIP Nilai Kasad Andika Perkasa Cocok Jadi Calon Panglima TNI’

“Pak Andika banyak kelebihannya karena sekolah kurun 5 sampai 8 tahun ada di AS, kemudian knowledge nya bagus, know-how bagus, perfeksionis lah dia, tapi humanis juga, jadi enak sebenarnya.

Nah figur itu memang beririsan dengan Jenderal Andika Perkasa,” lanjutnya.

Effendi berharap agar surat presiden dapat segera dikirim untuk segera diproses dalam fit and proper test di Komisi I DPR RI.

“Kalau misalnya presiden berkehendak memutuskan Pak Andika, maka saatnya adalah bulan depan harus dilakukan pergantian,” pungkasnya.

Sebelumnya, Effendi Simbolon juga menyatakan dukungan pada Jenderal Andika Perkasa.

Meski begitu, Effendi mengatakan, semua pimpinan matra TNI, baik Angkatan Laut dan Angkatan Udara juga berpeluang menjadi Panglima TNI yang baru.

“Saya kira suksesi panglima TNI yang akan berakhir memang 3 kepala staf (matra TNI) semua memiliki peluang,” ujar Effendi kepada KompasTV, Jumat (28/5/2021).

Seperti dilansir dari Kompas TV dalam artikel ‘Anggota Komisi I DPR Minta Percepat Pergantian Panglima TNI, Dukung KSAD Andika Perkasa’

Effendi menyebut, ketiga pimpinan matra TNI memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi Panglima TNI yang baru.

“Kalau dilihat dari sisi kemampuan, mereka semua saya kira kemampuannya berada di atas rata-rata,” kata Effendi.

Effendi mengakui, Jenderal Andika Perkasa, yang telah menjabat selama dua tahun lebih, punya peluang terbesar.

“Apakah Jenderal Andika Perkasa lebih berpeluang, saya kira iya,” ucapnya.

Meski begitu, keputusan soal pemilihan Panglima TNI baru ini tetap berada di tangan Presiden Jokowi.

“Tetapi, berpulang lagi kepada Presiden untuk melihat apakah saat ini dan saat yang akan datang dibutuhkan figur kepemimpinan Jenderal Andika untuk memimpin TNI yang terdiri dari 3 matra,” beber Effendi.

“Faktor-faktor Ini sangat berpengaruh pada keputusan politik dari Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Bagaimanapun, Effendi tetap menyebut, Andika Perkasa layak menjadi Panglima TNI.

“Kalau dari sisi persyaratan, kepatutan dan seluruh persyaratan lainnya dari sosok Jenderal Andika sudah sangat mumpuni,” ujarnya.

Politikus PDIP itu juga mendorong pergantian Panglima TNI lebih cepat berjalan pada tahun ini.

“Lebih cepat, lebih baik agar bisa terjadi restart atau bangkitnya kembali sistem pertahanan negara yang menjadi komponen utama adalah TNI.

Menurutnya, TNI perlu melakukan banyak pembenahan agar menguatkan pertahanan negara.

“Banyak sekali yang harus dibenahi. Dan ini harus sinergi dengan Kementerian Pertahanan, jangan jalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Sosok Panglima TNI yang baru ini, kata Effendi, perlu memunculkan sinergi antara ketiga matra TNI dengan Kementerian Pertahanan serta Menteri Pertahanan.

“Kalau Jenderal Andika Perkasa diberi kesempatan menjadi Panglima TNI saat ini, maka akan ada waktu. Kurang lebih ada 2 tahun melakukan pembenahan yang total,” pungkasnya

(NKRIPOST/Surya)