Ini Sosok Victor Teguh, Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang yang Mengalami Musibah Kebakaran Hebat

Ini Sosok Victor Teguh, Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang yang Mengalami Musibah Kebakaran Hebat

9 September 2021 0 By Tim Redaksi

INI sosok Victor Teguh Prihartono, Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang yang mengalami musibah kebakaran hebat, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Kebakaran dahsyat itu mengakibatkan 41 narapidana tewas, 8 orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan.

41 napi tewas telah dikirim ke RSUD Tangerang untuk proses identifikasi awal sebelum akhirnya dikirim ke RS Kramat Jati Polri.

Loading...

Sementara 8 korban luka yang 6 diantaranya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen kini tengah dalam perawatan intensif di RSUD Tangerang.

Kalapas Tangerang Victor Teguh Prihartono dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021) mengatakan kebakaran itu terjadi di salah satu Blok Hunian Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Adapun saat ini pihak Lapas bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran, Paramedis RSUD Kota Tangerang, TNI-Polri, serta Paramedis UPT Tangerang Raya dan lain-lain,” kata Kalapas Klas I Tangerang Victor Teguh Prihartono, Rabu (8/9/2021).

Victor menjelaskan, kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang Blok Chandiri Nengga 2 diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik.

Adapun isi penghuni di blok tersebut sebanyak 122 orang.

Dia menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.45 WIB di Blok Hunian C2 (Chandiri Nengga 2) Lapas Kelas I Tangerang.

“Diduga akibat arus pendek/korsleting listrik,” jelas Victor.

Pihak Lapas Kelas I Tangerang lantas menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Tangerang.

Kemudian hadir sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 03.15 WIB.

Pihak Lapas segera menghubungi RSUD Kota Tangerang untuk mengevakuasi korban yang ada, sampai saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan terhadap korban-korban yang berada di dalam blok hunian tersebut.

“Telah datang beberapa belas Ambulan dari Rumah Sakit Umum untuk penyelematan terhadap korban,” ungkap Victor.

Victor mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan upaya penyelamatan terhadap korban-korban.

“Akan kami laporkan kembali data korban tersebut,” tegas Victor menandaskan.

Dari informasi sementara, 41 orang dikabarkan meninggal, 8 dirawat di RSUD Tangerang, dan 9 dirawat di klinik Lapas Tangerang.

Menjabat Belum Setahun

Victor dilantik Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebagai Kalapas Tangerang pada 12 November 2020.

Dia menggantikan kalapas sebelumnya, Jumadi yang kini telah menjabat sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, Victor Teguh Prihartono menjabat sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Papua.

Pergantian jabatan Kalapas Tangerang ini sempat menjadi sorotan karena dilakukan tak lama setelah terpidana mati Cai Changpan melarikan diri dari Lapas Tangerang pada 14 September 2020.

Cai Changpan kabur dari Lapas Tangerang dengan cara menggali lubang dari dalam kamar tahanan menuju gorong-gorong yang menembus ke luar wilayah Lapas.

Ia menggunakan sekop yang berasal dari pembangunan dapur di dalam lapas.

Cai Changpan menggali tanah sebanyak dua kantong plastik setiap malamnya selama delapan bulan.

Loading...

WNA asal China itu ternyata memilik istri dan anak di Indonesia.

Bersama keluarganya, Cai Changpan pernah tinggal di tempat usahanya di restoran Fujian Jio Liu yang berada di Ruko Villa Taman Bandara Blok N7, Kabupaten Tangerang, Banten.

Cai Changpan dikabarkan sempat bertemu dengan anak dan istrinya setelah kabur dari Lapas Tangerang.

Pertemuan itu berlokasi di daerah Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

Tak lama, Cai Changpan kembali kabur untuk menghindari kejaran polisi.

Setelah bertemu dengan keluarganya, Cai Changpan kabur ke dalam Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

Polisi mendapatkan informasi tersebut dari satpam pabrik pembakaran ban yang berada di sekitar hutan tersebut.

Satpam itu pun mengaku sempat diancam oleh Cai Changpan bila membocorkan keberadaannya kepada pihak luar.

“Kami dapat informasi dari satpam pabrik di hutan Jasinga, dia masuk hutan. Info dari satpam, dia sering bermalam, tapi enggak setiap hari,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Mendapat informasi keberadaan Cai Changpan, polisi langsung bergerak cepat.

Sejumlah polisi diterjunkan ke Hutan Jasinga pada Sabtu (17/10/2020) pagi untuk mencari keberadaan WNA asal Tiongkok itu.

Polisi pun berhasil menemukan Cai Changpan di dalam hutan itu.

Namun, kondisinya sungguh tragis.

Saat ditemukan, tubuh Cai Changpan sudah terbujur kaki. Ia ditemukan tewas gantung diri.

“Pagi tadi (17 Oktober) dilakukan penggerebekan dan kami temukan Cai Changpan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Jasad bandar narkoba terpidana mati Cai Changpan itu lalu dibawa di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Sabtu (17/10/2020).

Putra Sulawesi

Sebelum menjadi Kalapas Tangerang, Victor Teguh Prihartono pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Sungguminasa, Sulawesi Selatan pada Mei 2016.

Dia menggantikan Kalapas Narkotika Sungguminasa sebelumnya, Erwedi Supriyatno, yang telah dilantik sebagai Kalapas Narkotika Yogyakarta.

Viktor Teguh yang merupakan putra asli Sulawesi ini bukan nama baru di lingkungan Kemenkumham Sulawesi Selatan.

Ayah tiga putra ini pernah menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Makassar sebelum diberi amanah sebagai Kepala Sub Direktorat Data dan Informasi pada Direktorat Informasi dan Komunikasi.

Sub Direktorat ini kemudian berganti nama menjadi Sub Direktorat Pengembangan Teknologi Informasi pada Direktorat Teknologi Informasi dan Kerjasama.

Victor menjabat sebagai Kalapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa selama 4 tahun.

Pada 23 Juni 2020 dia menyerahkan jabatannya kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kalapas, Rahnianto.

Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di halaman Lapas Narkotika Sungguminasa Kabupaten Gowa, Selasa (23/6/2021).

Victor menyampaikan selama empat tahun lebih menjabat Kalapas, dirinya membuat inovasi kinerja di Lapas Narkotika Sungguminasa berbasis teknologi digital melalui layanan hak integrasi dan layanan informasi.

“Saya harap Kalapas yang baru mampu bekerja sama dan berkoordinasi dengan sebaik-baiknya dengan para pihak dan instansi yang ada serta melanjutkan program-program kegiatan yang telah berjalan dengan baik,” harap Victor.

(NKRIPOST/Tribunnews)