NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Ini Pernyataan Resmi Jubir GTPPC-19 Babel, ABP Per 16 Juni 2020 : 17 Orang Dinyatakan Sehat Covid-19 Di Babel 11 PGK 1 Bangka 5 Bateng

BAGIKAN :

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Jubir GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno (ABP) secara resmi menyampaikan bahwa sebanyak 17 orang dinyatakan Sehat dan Bebas dari Covid-19 di Bangka Belitung, Kamis malam (16/07/2020).

“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. Dengan selalu mengharapkan rahmat dan ridla dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, serta senantiasa memohon petunjuk dan perlindungan-Nya, pada hari ini, Kamis 16 Juli 2020, kami sampaikan informasi mengenai situasi terkini dan perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, terangnya.

A. INFORMASI TERKAIT ORANG YANG DINYATAKAN SELESAI ISOLASI DAN SEHAT ATAU BEBAS DARI COVID-19 (DISCARDED).

“Puji syukur Alhamdulillah, sesuai dengan Protokol Komunikasi serta Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi Ke-5 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kami sampaikan berita baik dan kabar bahagia untuk kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa hari ini, 17 (tujuh belas) orang dinyatakan selesai isolasi dan sehat dari Covid-19 (discarded), yaitu:

Kota Pangkalpinang : 11

1. A-M, 29 tahun, laki-laki, beralamat di Gang Puyuh II, Kacang Pedang, Gerunggang, Pangkalpinang.

Loading...

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 4 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

2. V-M, 28 tahun, perempuan, beralamat di perumahan, Tua Tunu Indah, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 4 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

3. I-P, 27 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Adhyaksa, Gang Srigunting, Kacang Pedang, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 27 Juni 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

4. D-P, 32 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Adhyaksa, Gang Srigunting, Kacang Pedang, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 26 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

5. L-I, 55 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 27 Juni 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

6. D-U, 26 tahun, perempuan, beralamat di Jalan KKO Usman, Lontong Pancur, Pangkalbalam, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 1 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

7. A-M, 3 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan KKO Usman, Lontong Pancur, Pangkalbalam, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 4 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

8. B-S-S, 23 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Gandaria I, Air Kepala Tujuh, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 4 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

9. A-L, 27 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Delima III, Taman Bunga, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 2 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

10. I-Z, 20 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Delima III, Taman Bunga, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 2 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

11. R-L, 69 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Delima III, Taman Bunga, Gerunggang, Pangkalpinang.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 2 Juli 2020 menjalani isolasi di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kabupaten Bangka : 1

12. O-L, 29 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Amir, Sungailiat, Bangka.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 5 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kabupaten Bangka Tengah : 5

13. A-S, 51 tahun, laki-laki, berdomisili di Jelutung, Namang, Bangka Tengah; beralamat di perumahan, Ambar Ketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 30 Juni 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

14. A-Z, 47 tahun, perempuan, berdomisili di Jelutung, Namang, Bangka Tengah; beralamat di perumahan, Ambar Ketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 2 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

15. H-E, 33 tahun, laki-laki, berdomisili di Jelutung, Namang, Bangka Tengah; beralamat di Sungai Tuha Jaya, Martapura, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 2 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

16. R-M, 36 tahun, perempuan, berdomisili di Kurau Barat, Koba, Bangka Tengah; beralamat di Massenreng Pulu, Sibulue, Bone, Sulawesi Selatan.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 4 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

17. M-A-A, 22 tahun, laki-laki, beralamat di Kulur, Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 5 Juli 2020 menjalani isolasi di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

B. INFORMASI TERKAIT UPDATE KASUS COVID-19

Disampaikan bahwa pada hari ini tidak ada penambahan kasus konfirmasi Covid-19, sebaliknya orang yang dinyatakan selesai isolasi dan sehat dari Covid-19 (discarded) mengalami peningkatan yang cukup signifikan, maka update kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, per hari ini, Kamis 16 Juli 2020 yaitu:

– Kumulatif kasus konfirmasi                             : 175
– Dalam perawatan              : 7 (berkurang 17)
– Dinyatakan sehat & bebas Covid-19 _(discarded)_                        : 166 (bertambah 17)
– Meninggal dunia                : 2

dengan detail sebaran sebagai berikut:

– Pangkalpinang    : 50
– Bangka                  : 59
– Bangka Tengah   : 16
– Bangka Barat       : 22
– Bangka Selatan   : 9
– Belitung                 : 17
– Belitung Timur     : 2

Dengan demikian persentase tingkat discarded atau orang yang dinyatakan sehat dari Covid-19 dan selesai isolasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini berada dalam tren yang baik yakni di angka 94,86%, dan tingkat kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19sangat rendah yakni di angka 1,14%.

Kendati begitu, sejumlah orang yang terpapar Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belakangan menunjukkan fakta bahwa transmisi lokal penularan Covid-19 masih terjadi, dan hal ini tak bisa diremehkan apalagi disepelekan.

Beberapa kasus konfirmasi positif Covid-19 yang termasuk dalam kategori transmisi lokal di bulan Juli 2020 ini sepatutnya menjadi warning dan perhatian bagi kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak terkecuali bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota/Kabupaten untuk lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama screening atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) menuju tatanan normal baru yang produktif dan aman.

Untuk itu kami memberikan apresiasi khususnya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pangkalpinang yang sudah dan terus melakukan road screening dalam upaya deteksi dini kasus dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

C. INFORMASI TERKAIT ORANG TANPA GEJALA (OTG), ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP), DAN PASIEN DALAM PENGAWASAN (PDP)

– OTG: 3406 (bertambah ️13), dalam proses pemantauan: 420 (berkurang ️51).
– ODP: 1130 (bertambah 1), dalam proses pemantauan: 33 (berkurang 2).
– PDP: 153, dalam proses pengawasan: 28 (berkurang 2).

Virus Corona (SARS-CoV-2) yang bertanggung jawab atas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ditularkan antarmanusia melalui kontak langsung, tetesan air liur (droplet) saat berbicara, bersin atau batuk, dan kemungkinan terbaru menyebar di udara (airborne) dalam rentang waktu yang cukup lama yakni 8 jam.

Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan gejala. Namun, ada pula orang tanpa gejala yang berisiko tinggi menularkan virus ke orang lain atau pembawa asimptomatik.

Asimptomatik adalah seseorang yang telah terinfeksi virus tapi tidak merasa sakit atau menunjukkan gejala apa pun. Ini berbeda dari pra-gejala, yang berarti seseorang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal penyakit tetapi mengembangkannya nanti.

Bagi seseorang yang tidak menunjukkan gejala, waktu antara infeksi dan timbulnya gejala berkisar dari 1-14 hari. Selain berisiko menularkan virus ke orang lain, orang yang tanpa gejala biasanya pernah melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

D. INFORMASI TERKAIT HASIL PEMERIKSAAN RAPID TEST (RDT) DAN SWAB TEST (PCR/TCM)

1. UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

a. Rapid Test (RDT)
– Pemeriksaan RDT  : 15 (kemarin 8)
– Hasil Reaktif           : 0 
– Hasil Non Reaktif  : 15 (kemarin 8)
– Total akumulasi     : 2139

b. Polymerase Chain Reaction (PCR)
– Pemeriksaan PCR  : 0
– Hasil Positif             : 0
– Hasil Negatif           : 0
– Inconclusive            : 0
– Invalid                       : 0

2. Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang
– Pemeriksaan PCR   : 11 (kemarin 22)
– Hasil Positif              : 0 (kemarin 6)
– Hasil Negatif            : 0 (kemarin 16)
– Inconclusive             : 0
– Invalid                        : 11 (kemarin 0)

3. Kompilasi Jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM)
– Jumlah sampel diperiksa      : 2185
– Sampel Positif                         : 175
– Sampel Negatif                       : 1896
– Dalam proses pemeriksaan : 114

E. INFORMASI TERKAIT SITUASI DAN PERKEMBANGAN DI WISMA ISOLASI & KARANTINA

1. BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 4 (berkurang 8)
– Penghuni OTG            : 0
– Penghuni ODP            : 0
– Penghuni PDP            : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 4 (berkurang 8)
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 95 (bertambah 8)

2. Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 13
– Penghuni OTG             : 12
– Penghuni ODP             : 1
– Penghuni PDP             : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 0

3. LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni        : 6
– Penghuni OTG             : 0
– Penghuni ODP             : 0
– Penghuni PDP             : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 6

4. RSBT Pangkalpinang
– Jumlah penghuni        : 3
– Penghuni OTG             : 0
– Penghuni ODP             : 0
– Penghuni PDP             : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 3
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 0

5. RSUD dr H Marsidi Judono Belitung
– Jumlah penghuni     : 0 (berkurang 3)
– Penghuni OTG          : 0
– Penghuni ODP          : 0 (berkurang 2)
– Penghuni PDP           : 0 (berkurang 1)
– Konfirmasi Covid-19 : 0
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 16

F. INFORMASI TERKAIT KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN DI PELABUHAN DAN BANDARA

1. Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang*
a. Kedatangan  
– Alat angkut           : 4
– ABK/kru                 : 47
– Penumpang          : 40
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 10
– ABK/kru                 : 90
– Penumpang          : 0
      
2. Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 6
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 2
– ABK/kru                 : 19
– Penumpang          : 0

3. Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 3
– ABK/kru                 : 55
– Penumpang          : 198
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 9
– ABK/kru                 : 108
– Penumpang          : 225

4. Pelabuhan Sungai Selan, Bangka Tengah
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0

5. Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 10
– ABK/kru                 : 72
– Penumpang          : 21
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 9
– ABK/kru                 : 67
– Penumpang          : 0

6. Pelabuhan Manggar, Belitung Timur
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 0
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 9
– Penumpang          : 0

7. Bandara Depati Amir, Pangkalpinang
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 5
– ABK/kru                 : 28
– Penumpang          : 355
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 5
– ABK/kru                 : 28
– Penumpang          : 396

8. Bandara HAS Hanandjoedin, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 4
– ABK/kru                 : 24
– Penumpang          : 208
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 4
– ABK/kru                 : 24
– Penumpang          : 177

G. INFORMASI TERKAIT APLIKASI BAGI PELAKU PERJALANAN YANG TIBA/MASUK KE WILAYAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Sebagai bagian dari upaya memantau arus lalu lintas orang yang masuk khususnya maupun yang keluar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam rangka pengendalian kasus untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau kepada setiap orang pelaku perjalanan, baik pengguna moda transportasi laut (penyeberangan) maupun moda transportasi udara (penerbangan), untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi di telepon selulernya masing-masing.

Sementara itu, penggunaan aplikasi FightCovid19.id oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini melebur atau bergabung menjadi satu, terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Kepada pelaku perjalanan yang tiba/masuk ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemakaian atau pemasangan gelang pemantauan masih diberlakukan dengan beberapa perubahan dan pengecualian.

H. INFORMASI TERKAIT PENGENDALIAN COVID-19 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal.

Dengan tingkat kesembuhan atau bebas Covid-19 (discarded) dan selesai isolasi orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per hari ini, Kamis 16 Juli 2020, yang mencapai 94,86%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan* berada di angka 4%, maka kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, satgas penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, dan para relawan, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam melakukan perawatan, penanganan, pengendalian, dan pemantauan Covid-19.

Pencapaian tersebut tentu saja berkat kerja semua pihak dan kesadaran serta kepedulian dari masyarakat yang terus konsen dan konsisten, memberi andil dalam pengendalian dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Cetak biru (blue print) pengendalian Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan dalam kerangka kerja: tracking yang proaktif, tracing yang agresif, testing yang massif, serta treatment yang optimal, terukur, dan disiplin.

Treatment terhadap orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 menjadi perhatian serius Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pengendalian Covid-19, sehingga mereka yang dikarantina dan menjalani penanganan maupun yang diisolasi dan menjalani perawatan, dalam waktu yang relatif singkat bisa sehat dengan cepat dan dinyatakan bebas Covid-19. Semangat optimisme dan positive thinking musti digelorakan, sebagaimana motto: Yang sakit harus sembuh, yang sehat harus tangguh.

Namun hasil dan pencapaian ini tentu tak boleh kemudian membuat kita lalai dan lupa diri, bahkan abai terhadap Covid-19. Justru sebaliknya, menjadi motivasi bagi kita semua masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas termasuk menanggalkan ego sektoral dalam dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain komunikasi intens dan koordinasi antara Gugus Tugas Kabupaten/Kota dengan Gugus Tugas Provinsi, komitmen Kepala Daerah sebagai pimpinan Gugus Tugas di Kota/Kabupaten dalam melakukan manajemen krisis adalah juga kunci penting dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 ini, mengingat saat ini kita sedang berada di tengah situasi dan fase menuju tatanan kehidupan baru (new normal life) yang produktif dan aman.

Adalah fakta bahwa selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi, dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor _(imported case)_, namun sudah terjadi kasus transmisi lokal _(local transmission)_ yang cukup banyak. Hal ini musti menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Masyarakat tak boleh lengah, harus tetap awas dan peduli, namun jangan pula panik berlebihan.

Sembari terus menyemarakkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), dengan menjadikan desa/kelurahan kita sebagai *”Kampung Tegep Mandiri”* maka kita sudah turut serta menanggulangi pandemi terutama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di lingkungan terdekat kita masing-masing.

Karena kerjasama, partisipasi aktif, kepatuhan, dan kedisiplinan* kita dalam menerapkan *Protokol Kesehatan (pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer terutama di tempat umum, fasilitas publik, dan tempat keramaian, seperti rumah ibadah, kantor, obyek wisata, pasar dan mal atau supermarket; serta mempraktikkan pola atau perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah salah satu faktor kunci pencegahan agar kita, keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat kita, tidak menjadi carrier/vektor (pembawa virus atau sumber penular virus) dan bahkan menjadi suspectatau orang yang terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.

Jaga diri, jaga orang lain.
Lindungi diri, lindungi sesama.
Saling mengingatkan, saling menguatkan.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.

Juru Bicara,
Ttd
ANDI BUDI PRAYITNO.
(Sumber : GTPPC-19 BABEL/NKRIPOST/SUMARWAN)

Terbitkan Pada: 16 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami