Ini Hasil Keputusan Bersama : Walikota, Dandim, Kejari, Dan Kapolres Tutup Permanen 3 Tempat Lokalisasi di PGK

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Kamis (03/12/2020), Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil bersama Forkopimda secara langsung memimpin rapat koordinasi terkait penutupan maupun pengosongan secara permanen di tiga tempat lokalisasi yang mana melakukan kegiatan praktik prostitusi, baik di kawasan Teluk Bayur, Parit Enam serta Pasir Padi.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang mengeluarkan ultimatum
keras yakni memberikan batas waktu peringatan untuk menutup dan mengosongkan tempat tersebut.

“Dari hasil keputusan bersama, Kita bersama Pak Dandim, Pak Kajari, dan pak Kapolres dalam hal ini dengan komitment dari awalnya untuk menertibkan penyakit masyarakat yakni prostitusi yang ada di Kota Pangkalpinang untuk hengkang lah jauh-jauh dari kita. Kita akan tutup secara permanen, tidak boleh beraktifitas”, tegas Molen sapaan kesehariannya dihadapan para awak media saat dijumpai usai kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa dari hasil keputusan rapat bersama tersebut, nantinya akan mengeluarkan dan memberikan surat peringatan keras dengan batas waktu telah ditentukan baik SP1, SP2, hingga SP3 dan sekiranya masih membandel juga akan dilakukan tindakan tegas tanpa ampun menutup kegiatan tersebut.

“Kita sebelumnya kita sudah memberikan menghimbau dan melakukan sosialisasi secara resmi baik teguran SP1, SP2, SP3 dari hasil kesepakatan bersama hari ini. Bila mereka masih membandel juga dengan terpaksa kita akan ambil tindakan, awal tahun ini semua harus sudah bersih dan tidak ada kegiatan tersebut di wilayah Kota Pangkalpinang, pasti ada pro dan kontra dalam hal ini, itu hal biasa”, terangnya. (NKRIPOST/SUMARWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *