Ini Efek Samping Vaksin AstraZeneca Versi WHO, Semua Wajib Tahu, Penting!

PROGRAM vaksinasi Covid-19 masih terus dijalankan oleh pemerintah sebagai upaya memperkuat imunitas masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 8 September 2021, sebanyak 69.194.539 penduduk Indonesia sudah menerima vaksin dosis pertama.

Salah satu merek vaksin yang digunakan di Indonesia adalah AstraZeneca.

Teranyar, Indonesia baru saja menerima kiriman 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari pemerintah Australia melalui skema kerja sama berbagi vaksi (dose-sharing).

Berdasarkan keterangan resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), AstraZeneca memiliki tingkat efikasi 63,09 persen.

Namun, apa saja efek samping yang mungkin dirasakan oleh penerima vaksin AstraZeneca?

Loading...

WHO dalam situs resminya menjelaskan, penerima vaksin AstraZeneca mungkin akan merasakan efek ringan hingga sedang setelah menerima suntikan.

Efek tersebut di antaranya adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, rasa sakit di sekitar titik penyuntikan, dan kelelahan.

“Semua ini adalah indikasi normal bahwa tubuh sedang melakukan proteksi,” sebut WHO dalam keterangannya.

Loading...

WHO juga mencatat sejumlah efek samping yang jarang ditemukan namun cukup serius seperti penggumpalan darah disertai turunnya trombosit darah.

Namun, jangan khawatir, kasus penggumpalan darah dan penurunan trombosit terbilang sangat jarang terjadi.

Berdasarkan keterangan WHO, kasus tersebut terjadi pada 4-6 orang dari setiap 1 juta orang yang menerima vaksin AstraZeneca.

Selain itu, penggumpalan darah dan turunnya trombosit kerap disebabkan oleh faktor lain dan tidak secara langsung disebabkan oleh vaksin AstraZeneca.

“Manfaat dari vaksin AstraZeneca jauh lebih besar dibandingkan risiko penggumpalan darah. Selain menjagamu dari kematian akibat Covid-19, AstraZeneca juga bisa mencegahmu menderita Covid-19 berkepanjangan atau Long Covid-19,” kata WHO.

(NKRIPOST/Pikiran Rakyat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *