Informasi Resmi Jubir GTPPC-19 BABEL, ABP : Data Jumlah Pelaku Perjalanan Tiba/Masuk Melalui Bandara Depati Amir Dan Pelabuhan Tanjung Kalian Per 22 Juni 2020

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Dari data laporan resmi Andi Budi Prayitno selaku Jubir GTPPC-19 BABE mengenai informasi terkait pelaku perjalanan yang tiba/masuk melalui Bandara Depati Amir dan Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat, Senin (22/06/2020).

Loading...

Menurut ABP melalui pesan singkatnya, berikut adalah data jumlah pelaku perjalanan yang tiba/masuk melalui Bandara Depati Amir, Pangkalpinang dan Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Barat, yang mengenakan gelang dan pengguna aplikasi fightcovid19.id :
– Pengguna Android           : 47 orang
– Pengguna Non Andorid  : 141 orang

ABP salah ini menjelaskan bahwa penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal.

“Kita berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, satgas Covid-19, dan lain-lain, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam perawatan terhadap para pasien dan penanganan Covid-19. Terbukti bahwa treatment yang optimal dan terukur membuat proses kesembuhan pasien kian cepat dari hari ke hari”, terangnya.

Sudah sepatutnya ini menjadi perhatian bagi kita semua untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Adalah fakta bahwa penularan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini tidak lagi didominasi oleh kasus impor (imported case), tapi sudah terjadi kasus transmisi lokal (local transmission) yang cukup massif. Hal ini musti menjadi perhatian kita semua agar lebih meningkatkan kewaspadaan dini.

“Kedisiplinan kita dalam menerapkan Protokol Kesehatan serta mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah salah satu kunci pencegahan agar kita, keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat kita, serta masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak terpapar Covid-19. Jaga diri, jaga orang lain. Saling mengingatkan, saling menguatkan. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”, tutup ABP. (Sumber : GTPPC-19 BABEL/NKRIPOST/NKRIPOST)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *