Indonesia Miliki Uang Pecahan Baru Rp. 75.000, Ketua MK Anwar Usman Terima Secara Simbolis

Ketua MK Anwar Usman menerima secara simbolis uang negara peringatan kemerdekaan 75 tahun Republik Indonesia yang diserahkan oleh Puji Widodo selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Bank Indonesia, Selasa (8/9) di Ruang Delegasi Lt. 15 Gedung MK.

Nkripost Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menerima pemberian secara simbolis uang negara peringatan kemerdekaan 75 tahun Republik Indonesia. Pemberian uang dengan nominal 75.000 ini diwakili oleh Puji Widodo selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Bank Indonesia, pada Selasa (8/9/2020) di Ruang Delegasi MK lantai 15.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar mengatakan sewaktu masih berdinas di Mahkamah Agung (MA), Ia pernah berkunjung ke BI. Namun sekarang Ia yang dikunjungi oleh BI. Anwar mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia (BI) atas kunjungannya ke MK. “Terima kasih atas kunjungannya ke sini,” ujarnya.

Terkait dengan pemberian uang nominal 75.000, Puji Widodo mengatakan pemberian uang simbolis ini juga telah diserahkan ke lembaga-lembaga negara lainnya. Puji menjelaskan, uang peringatan 75 tahun RI ini memiliki filosofi yang bermakna mensyukuri Kemerdekaan yang digambarkan dengan peristiwa pengibaran bendera pada saat proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, gambar Proklamator RI Soekarno dan Mohammad Hatta, serta gambar gunungan yang memiliki filosofi pembuka lembaran baru.

Bukan hanya itu, dalam pecahan uang baru tersebut menunjukkan beberapa pencapaian pembangunan selama 75 tahun Kemerdekaan RI. Khususnya pencapaian pembangunan di bidang infrastruktur melalui gambar Tol Trans-Jawa, jembatan Youtefa Papua, dan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Tak cukup sampai di situ, nilai filosofi uang ini juga dihiasi ilustrasi anak-anak berpakaian adat yang mewakili wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur yang menggambarkan makna Bhinneka Tunggal Ika. Penampakan budaya Indonesia juga tercermin dari ilustrasi kain tenun Bali dan batik Jawa serta songket Sumatera Selatan. Ketiganya menggambarkan kebaikan, keagungan, dan kesucian.

Loading...

Filosofi selanjutnya, menyongsong masa depan gemilang digambarkan dengan Satelit Merah Putih sebagai jembatan komunikasi NKRI. Peta Indonesia Emas pada bola dunia yang melambangkan peran strategis Indonesia dalam kancah global, serta anak Indonesia yang digambarkan sebagai SDM unggul di era Indonesia Maju.

Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) meluncurkan uang kertas baru pecahan Rp75.000 dalam rangka memperingati HUT Ke-75 Republik Indonesia yang jatuh pada hari ini, Senin (17/8/2020). Pencetakan uang pecahan Rp75.000 tersebut merupakan bagian dari rencana pencetakan uang tahun 2020. Tema dan makna filosofis ini adalah mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebhinekaan, dan menyongsong masa depan gemilang.

BI biasa menerbitkan uang rupiah khusus untuk perayaan kemerdekaan Indonesia setiap 25 tahun sekali. Pada HUT Ke-25 RI tahun 1970, BI menerbitkan sembilan uang koin dengan nominal antara Rp200 sampai Rp25.000. Pecahan itu kemudian dikenal sebagai uang Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Loading...

Penerbitan berikutnya dilakukan pada saat HUT Ke-45 RI tahun 1900, berupa uang logam berpecahan Rp125.000 sampai Rp750.000. Lima tahun berikutnya atau pada saat HUT ke-50 RI tahun 1995, diterbitkan dua pecahan rupiah khusus, yakni uang koin senilai Rp300.000 dan Rp850.000. Pecahan Rp 75 ribu diluncurkan BI bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-75. Peresmian uang ini menandai mulai berlakunya uang rupiah kertas pecahan Rp 75.000 sebagai alat pembayaran yang sah. (mkri)

Penulis: Utami Argawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *