Haswan, Salah Satu Aktivis Kota Palopo Khawatir Adanya Krisis Kepempinan Di Calon BEM UM Palopo

BAGIKAN :
Foto Haswan Beberapa Waktu Lalu Dalam Orasinya

NKRIPost, Palopo– Haswan satu Mahasiswa aktif di  Universitas Muhammadiyah  Palopo khawatir adanya krisis kepemimpinan menjelang pesta demokrasi yang akan diadakan pemilihan badan eksekutif mahasiswa.


Pasalnya, sampai hari ini melalui KPUM hanya meloloskan satu calon saja, dari sekian banyaknya mahasiswa yang ada di kampus sebesar ini, ucap Haswan kepada Media NKRI Post 22/2/2020 


Kami khawatir  kampus sebesar ini masa tidak memiliki gaun dalam kompetisi di lembaga badan eksekutif ini, masa sih cuma satu yang di katakan lolos.


” Secara pribadi saya menilai bahwa ada yang tidak beres dalam sistem ini, dan ini merupakan secara terburuk sepanjang adanya namax kompetisi BEM di lingkup kampus maupun di Kota Palopo pada umumnya,” kata Haswan dengan kesal.


Sampai hari ini KPUM hanya meloloskan satu calon dari sekian banyaknya mahasiswa yang ada dan akan melawan kotak kosong dengan dalil  bahwa capres Lukman wapres Alfin hanya dia yang dinyatakan lolos, melalui verifikasi berkas yang di tutup pada tanggal 30 Januari 2020,Lalu


Hal ini tentunya menutup ruang bagi mahasiswa yang ingin ikut mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin bukankah dunia kampus itu adalah miniatur negara tempat berproses untuk menjadi pemimpin masa depan dan semua mahasiswa berhak untuk berdemokrasi tempat untuk belajar menjadi warga negara yang baik, maka tentu ini harus menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak yang ada dikampus UM palopo untuk di pertimbangkan karena ini adalah pesta demokrasi pertama yang di adakan mahasiswa semenjak status kampus sudah menjadi Universitas, jangan jadikan kontestisasi politik kampus kali ini menjadi catatan buruk dalam sejarah perguruan tinggi.

” Atau Mahasiswa hari ini, memang sudah bukan lagi skala periotas membangun diri melalui organisasi, atau Mahasiswa hari ini hanya datang,  dan terima tugas ataukah  hanya bisa mendengar saja imbauan dari birokrasi kampus” ucap Haswan, salah satu Mahasiswa UM Palopo

 
KPUM, kalau perlu umumkan kendala apa saja yang menjadi hambatan bagi para calon BEM yang kemudian di katakan gugur atau tidak memenuhi syarat untuk calon BEM.


Kami selaku Mahasiswa dalam hal ini meminta wakili Ketua III untuk memberikan kami penjelasan, terkait khawatirkan kami, mengapa cuma ada satu pasangan dari sekian ribuan mahasiswa yang ada  di kampus Muhamadiyah ini, bebernya ( RHM) 

Publikasi : 23 Februari 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami