Hari Antikorupsi Sedunia dan Pilkada Serentak: Suaramu Mencegah Korupsi

Adv. Indranas Gaho.,S.H.,M.Kn.,C.L.A

Nkripost, Jakarta – Menuju, 09 Desember 2020 yang bersamaan Hari Antikorupsi Sedunia dan Pesta Demokrasi di Indonesia yang tinggal sehari lagi, Pimpinan Nasional Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi Adv. Indranas Gaho mengajak kepada masyarakat agar memilih sang calon yang paham akan keadilan bagi masyarakat, yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendasar. Selasa (8/12/2020).

Menurutnya kebutuhan masyarakat yang paling mendasar seyogyanya Stop Pembodohan (terdapatnya Program Beasiswa dan program dasar lainnya) dibanding sang calon yang bertitel namun pada masa kepemimpinannya penegakkan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Advokat Muda yang juga Ketua Umum Organisasi Advokat (OA) Perkumpulan Pengacara dan Advocate Nusantara (PERADAN) ini menyebut Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Dengan kata lain, menurutnya pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatan dan merupakan lembaga demokrasi.

Oleh karenanya, Pemilu sebagai implementasi kedaulatan rakyat maka rakyat harus menjatuhkan pilihan kepada Sang Calon yang memiliki Visi dan Misi MENSEJAHTERAKAN MASYARAKATNYA.

Loading...

Ideal-nya yaitu Pasangan Calon yang diidolakan yaitu Pasangan Calon yang menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak hanya sekedar retorika alias cerita belaka.

“Pasangan calon-pun harus dilihat dari sudut pandang akan Kepatuhan Hukum. Sebab hukum diciptakan agar terwujudnya ketertiban didalam masyarakat. Pemimpin tidak boleh memelihara dan melindungi jajaran yang  Hobbi-nya melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sebagai sarana kejayaan dan kekayaan pribadinya yang kemudian menindas dan membodohi masyarakat.”Tegas Ketum Peradan.

Ilustrasi

“Pemimpin yang memelihara dan melindungi orang yang korupsi yang jelas-jelas sebagai pelaku kejahatan luar biasa dan telah merampas hak-hak rakyat maka dirinya pun, patut dipertanyakan sebagai bagian dari terduga Pelaku Kejahatan luar biasa tersebut (Vide.kasus hukum yang bertumpuk).”Tambah Presiden Lembaga KPK.

Loading...

Presiden Lembaga KPK yang juga Ketua Umum Peradan berharap masyarakat dapat merenungkan sebelum menjatuhkan pilihan besok hari, tanggal 09 Desember 2020 di TPS masing-masing dengan benar-benar berdasarkan suara hati.

Terakhir dengan tegas mantan Aktivis yang terkenal vokal mengkritisi setiap ketidak adilan sejak bangku kuliah ini menginstruksikan Kepada segenap Jajaran Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga K.P.K) diseluruh Indonesia agar mengawal pesta demokrasi tanggal 09 Desember 2020 dan pengawasan akan terjadinya dugaan tindak pidana korupsi. (*)

Hari Anti Korupsi – Indranas Gaho – Pilkada Serentak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *